Diterjang El Nino, 300 KK di Tigaraksa Tangerang Krisis Air Bersih 4 Bulan

Senin 28 Sep 2026, 19:35 WIB
Distribusi air bersih kepada warga Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten. (Sumber: Poskota/Veronica Prasetio)
Distribusi air bersih kepada warga Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten. (Sumber: Poskota/Veronica Prasetio)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Dampak kemarau ekstrem fenomena El Nino membuat sedikitnya 300 Kepala Keluarga (KK) di Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, mengalami krisis air bersih parah.

Kondisi kekeringan ini dipicu oleh nihilnya curah hujan di wilayah Kabupaten Tangerang selama beberapa bulan terakhir hingga menyebabkan sumber air warga mengering.

Salah seorang warga Kampung Sodong Pabuaran, Erna (36) mengatakan, sumur timba milik warga sudah tidak lagi mengeluarkan air sejak empat bulan lalu.

"Sudah sekitar empat bulan tidak ada air bersih. Sumur timba yang biasanya terisi air sekarang kosong sama sekali," kata Erna, Senin, 28 September 2026.

Baca Juga: Dugaan Pelecehan Seksual Kasatpol PP Kabupaten Tangerang, Ombudsman Minta Transparansi Penanganan Kasus

Warga Beli Air Galon hingga Rp25 Ribu per Hari

Untuk memenuhi kebutuhan dasar harian seperti memasak dan mandi, warga terpaksa merogoh kocek untuk membeli air galon isi ulang.

Erna mengaku harus membeli hingga lima galon air per hari dengan harga Rp5.000 per galon demi mencukupi kebutuhan seluruh anggota keluarganya.

Merespons kondisi tersebut, Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied, mengonfirmasi pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD, Perumdam TKR, Dinas Perkim, dan TNI AU untuk mendistribusikan air bersih.

"Beberapa wilayah terdampak signifikan seperti Desa Sodong, Margasari, Bantar Panjang, hingga Cileles perlahan mulai terfasilitasi bantuan air bersih," ujarnya.

Baca Juga: Dalami Kasus Dugaan Asusila Kasatpol PP, Pemkab Tangerang Bentuk Tim Investigasi

Pemkab Tangerang Bangun Sarana Air Bersih Permanen Mitigasi Kekeringan


Berita Terkait


News Update