Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan apakah penerima souvenir memang siap merawat hewan yang diberikan kepadanya.
“Mereka mau bawa juga bingung mungkin taruh di mana. Lagian ini makhluk hidup dijadiin souvenir. Gimana pikirannya sih?” tulis salah satu netizen.
Komentar lainnya menyoroti perlunya mempertimbangkan kondisi hewan sebelum menjadikannya bagian dari sebuah acara.
Berbeda dengan souvenir berupa barang, pemberian hewan hidup membutuhkan tanggung jawab setelah acara selesai. Penerima perlu menyediakan tempat, makanan, air, sekaligus memastikan hewan tersebut tetap dalam kondisi aman.
Baca Juga: Kenapa KLJ September 2026 Belum Juga Cair? Ini Penyebab Dana Belum Masuk Rekening
Asal-usul Anak Ayam Masih Belum Diketahui
Hingga informasi ini beredar, belum ada keterangan mengenai acara pernikahan yang diduga membagikan anak ayam tersebut. Identitas pihak yang meninggalkan hewan itu di sekitar Gate A MRT Lebak Bulus juga belum diketahui.
Karena itu, dugaan bahwa anak ayam tersebut merupakan souvenir pernikahan masih perlu dikaitkan dengan informasi yang beredar di media sosial dan belum dapat dipastikan secara independen.
Terlepas dari asal-usulnya, temuan ini kembali menunjukkan bahwa pemberian hewan sebagai souvenir memiliki konsekuensi yang berbeda dibandingkan barang biasa. Ada kebutuhan untuk memastikan hewan tersebut dapat dirawat dengan baik setelah dibawa pulang oleh penerimanya.
