Obrolan Warteg: Usai Ambang Batas, Menyusul Desain Baru Pilpres

Sabtu 26 Sep 2026, 07:02 WIB
Ilustrasi Obrolan Warteg, Sabtu, 26 September 2026. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)
Ilustrasi Obrolan Warteg, Sabtu, 26 September 2026. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)

“Bagaimana desainnya, sistemnya, polanya, menjadi tanggung jawab pemerintah dan DPR untuk merumuskannya agar semuanya sesuai kehendak rakyat, bukan kehendak sekelompok elite.Ingat,suara rakyat adalah suara Tuhan, Vox populi, vox dei ,” ujar mas Bro.

“Lantas menurut kalian bagaimana dengan pemisahan pilpres dengan pileg?” tanya Yudi.

“Dengan pemisahan pilpres dan pileg berarti kembali ke masa lalu seperti tahun 2004, 2009 dan 2014, pelaksanaan pilpres dan pileg dilakukan terpisah. Pileg lebih dulu, beberapa bulan kemudian baru pilpres,” kata Heri.

“Ini bukan soal kembali masa lalu atau tidak, tetapi bagaimana menentukan desain pemilu yang terbaik sekarang untuk kemajuan masa depan. Tentu terbaik bagi rakyat untuk bangsa dan negara,” urai mas Bro.

“Intinya permudah rakyat untuk memilih, bukan mempersulit, terlebih tidak ada pilihan,” kata Yudi.


Berita Terkait


News Update