Tijjani Reijnders Akui Uang Jadi Pertimbangan Pindah dari Man City ke Al-Qadsiah Rp1,1 Triliun

Kamis 24 Sep 2026, 12:17 WIB
Tijjani Reijnders melanjutkan karier bersama Al-Qadsiah setelah meninggalkan Manchester City. Faktor finansial dan rencana masa depan keluarga menjadi bagian dari pertimbangannya. (Sumber: Instagram/@tijjanireijnders)
Tijjani Reijnders melanjutkan karier bersama Al-Qadsiah setelah meninggalkan Manchester City. Faktor finansial dan rencana masa depan keluarga menjadi bagian dari pertimbangannya. (Sumber: Instagram/@tijjanireijnders)

Dengan demikian, transfer ke Arab Saudi tidak hanya bisa dilihat dari besarnya nilai kontrak. Ada pula pertimbangan mengenai pengalaman bermain, peran taktis, dan rencana karier jangka panjang.

Baca Juga: Persija Jakarta Rekrut Marselino Ferdinan, Dikontrak hingga 2028

Rencana Reijnders Setelah Bergabung dengan Al-Qadsiah

3. Tetap Menghargai Kualitas Saudi Pro League

Reijnders tidak menilai kepindahannya ke Arab Saudi sebagai akhir dari ambisi kompetitif. Ia justru menyampaikan pandangan positif mengenai kualitas Saudi Pro League.

Gelandang tersebut bahkan menyebut kompetisi di Arab Saudi memiliki kualitas yang menurutnya lebih tinggi daripada Eredivisie, kasta tertinggi sepak bola Belanda. Ia juga meminta orang-orang melihat pertandingan terlebih dahulu sebelum memberikan penilaian terhadap liga tersebut.

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa Reijnders ingin tetap dipandang sebagai pemain yang serius menjalani karier, bukan sekadar pesepak bola yang mengejar keuntungan finansial.

4. Masih Membuka Peluang Kembali ke Eropa

Masa depan Reijnders juga belum sepenuhnya terlepas dari sepak bola Eropa. Ia mengungkapkan bahwa pelatih Al-Qadsiah, Brendan Rodgers, pernah menyampaikan kemungkinan dirinya bermain selama tiga hingga empat tahun di Arab Saudi sebelum kembali ke kompetisi Eropa.

Rencana tersebut menunjukkan bahwa Reijnders masih mempertahankan opsi untuk melanjutkan karier di luar Saudi Pro League. Namun, apakah ia benar-benar kembali ke Eropa akan bergantung pada perkembangan karier, kondisi klub, serta keputusan pribadinya di kemudian hari.

Kepindahan Tijjani Reijnders ke Al-Qadsiah memperlihatkan bagaimana seorang pesepak bola mempertimbangkan aspek ekonomi dan profesional secara bersamaan. Ia secara terbuka mengakui bahwa uang menjadi bagian penting dari keputusan tersebut, termasuk keinginannya menjamin masa depan keluarga.

Di sisi lain, Reijnders tetap mempertahankan ambisi bermain di level kompetitif dan tidak menutup kemungkinan kembali ke Eropa. Pilihannya di Arab Saudi pun menjadi bagian dari rencana karier yang masih dapat berkembang dalam beberapa tahun mendatang.


Berita Terkait


News Update