Pimpinan Ponpes Abul Barokat Lombok Tengah Siapa? Terseret Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

Rabu 23 Sep 2026, 15:10 WIB
Ilustrasi - Sosok pimpinan Ponpes di Lombok Tengah diduga lakukan kekerasan seksual terhadap sejumlah santriwati. (Sumber: Pinterest/Mohamed Salah)
Ilustrasi - Sosok pimpinan Ponpes di Lombok Tengah diduga lakukan kekerasan seksual terhadap sejumlah santriwati. (Sumber: Pinterest/Mohamed Salah)

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram, Joko Jumadi, mengungkap modus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan pimpinan Ponpes Abul Barokat Wannafahat kepada para santrinya.

AIS diduga memanfaatkan kekuasaan dan pengaruh keagamaan untuk memperdaya para korban. Para santriwati tersebut diduga diiming-imingi keberkahan dan penghapusan dosa dengan cara mandi bersama.

Baca Juga: Viral Pasien Bocah 7 Tahun Diduga Ditolak Puskesmas Warunggunung Lebak, Ternyata Positif DBD

"(Pelaku) menjanjikan keberkahan, kemudian dia mengaku bisa mengobati, termasuk kalau berbuat dosa dia bisa mandi tobat bersama," kata Joko

Modus yang digunakan AIS ini hampir sama dengan sejumlah kasus yang terjadi di ponpes lainnya, salah satunya di sebuah ponpes di Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, NTB pada awal tahun lalu.

"Rata-rata ponpes yang melakukan seperti itu bermasalah. Tuan guru nyambi jadi dukun, tuan guru jualan air. Ini yang perlu mendapatkan sorotan," ujarnya.


Berita Terkait


News Update