Daratan Baru Seluas 30,3 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau

Rabu 23 Sep 2026, 20:35 WIB
Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare terbentuk di antara Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan, dari akumulasi material vulkanik hasil erupsi. (Sumber: Istimewa)
Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare terbentuk di antara Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan, dari akumulasi material vulkanik hasil erupsi. (Sumber: Istimewa)

LAMPUNG SELATAN, POSKOTA.CO.ID - Kemunculan daratan baru di sekitar Gunung Anak Krakatau, Lampung Selatan, menjadi fenomena yang menarik perhatian.

Daratan seluas sekitar 30,3 hektare itu terbentuk di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung akibat penumpukan material vulkanik hasil erupsi.

Fenomena tersebut dikonfirmasi Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau di Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, pada Rabu (23/9/2026). Lokasi daratan baru ini berada tidak jauh dari tubuh gunung dan pulau di sekitarnya.

Kepala Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau, Suwarno, membenarkan adanya bentukan daratan dari endapan material vulkanik tersebut.

"Oh iya, memang benar," kata Suwarno.

Baca Juga: Fenomena 'Telur Ceplok' Muncul di Kawah Gunung Anak Krakatau, Ini Penjelasannya

Proses Pembentukan Sudah Terpantau Sejak Juli

Daratan baru Anak Krakatau tersebut tidak muncul secara tiba-tiba. Petugas telah mengamati proses penumpukan material sejak aktivitas vulkanik gunung meningkat dan statusnya dinaikkan menjadi Level III atau Siaga pada 2 Juli 2026.

Material yang terlontar selama aktivitas erupsi kemudian terakumulasi secara bertahap di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau. Seiring bertambahnya endapan, material vulkanik itu membentuk permukaan daratan baru.

"Ya, hasil dari letusan kemarin itu. Kurang lebih 30,3 hektar," ujar Suwarno.

Baca Juga: Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Kawasan Gunung Anak Krakatau, Polresta Tangerang Sisir Perairan Perbatasan Serang

Fakta Daratan Baru di Sekitar Anak Krakatau

  • Luas: sekitar 30,3 hektare.
  • Lokasi: di antara Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung.
  • Wilayah: Lampung Selatan, Lampung.
  • Material: endapan vulkanik hasil aktivitas erupsi.
  • Mulai terpantau: sejak peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau pada Juli 2026.
  • Status gunung: Level III (Siaga) sejak 2 Juli 2026.

Kemunculan daratan tersebut menunjukkan bagaimana aktivitas vulkanik dapat mengubah bentuk wilayah di sekitar gunung api.


Berita Terkait


News Update