POSKOTA.CO.ID - Banjir bandang menerjang Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Senin malam, 21 September 2026.
Bencana tersebut terjadi di kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, dan berdampak terhadap Kompleks Perkantoran Bupati Solok, serta sejumlah permukiman warga di sekitarnya.
Derasnya aliran air yang membawa material pasir, batu, lumpur, hingga material longsoran membuat sejumlah kawasan mengalami kerusakan dan aktivitas masyarakat terganggu.
Sebanyak 11 kantor pemerintahan di kawasan Kompleks Perkantoran Bupati Solok dilaporkan mengalami kerusakan parah.
Selain fasilitas pemerintahan, rumah warga di sekitar kawasan Arosuka juga terdampak.
Berdasarkan laporan terbaru, terdapat warga yang mengalami luka-luka dan sejumlah masyarakat harus mendapatkan penanganan serta evakuasi.
Terputusnya jalur Solok-Padang juga menjadi salah satu dampak penting dari bencana tersebut.
Material pasir, batu, lumpur, dan longsoran menutup akses jalan sehingga proses pembersihan harus dilakukan sebelum jalur dapat kembali digunakan.
Lantas, apa sebenarnya penyebab banjir bandang yang menerjang Kabupaten Solok, Sumatera Barat?
Bagaimana penjelasan BMKG mengenai hujan lebat yang terjadi sebelum bencana dan seperti apa peringatan dini yang telah disampaikan? Simak informasi selengkapnya berikut ini.
Baca Juga: Sering Overthinking Bisa Pengaruhi Otak? Ini Hubungan Pola Pikir Negatif dan Alzheimer
