POSKOTA.CO.ID - Atlet Australia, Joanna Wietrzyk, menjadi perhatian setelah insiden tak terduga yang dialaminya ketika mengikuti perlombaan HYROX Beijing.
Insiden tersebut terjadi ketika Wietrzyk tampil pada kategori Pro Women, salah satu kategori yang diikuti atlet dengan kemampuan fisik dan daya tahan tinggi.
Dalam kompetisi berintensitas tinggi tersebut, Wietrzyk mengalami insiden inkontinensia tinja atau BAB yang tidak dapat ditahan ketika masih berada di lintasan.
Kondisi yang dialami Wietrzyk dikenal sebagai faecal incontinence atau inkontinensia tinja, yakni kondisi ketika seseorang tidak mampu mengendalikan keluarnya tinja
Meski demikian, Wietrzyk memilih untuk tidak meninggalkan perlombaan. Ia tetap melanjutkan setiap tantangan yang harus diselesaikan hingga akhirnya mencapai garis finis.
Tidak berhenti pada keberhasilannya menyelesaikan pertandingan, Wietrzyk bahkan keluar sebagai pemenang dalam kompetisi tersebut.
Sebagai informasi, HYROX merupakan cabang olahraga fitness race atau perlombaan kebugaran yang memadukan lari dengan berbagai latihan fungsional.
Format pertandingan menuntut peserta memiliki kemampuan daya tahan, kekuatan, kecepatan, sekaligus kemampuan menjaga ritme selama perlombaan berlangsung.
Sejumlah foto dan video yang beredar di media sosial Cina memperlihatkan Wietrzyk masih menjalankan gerakan burpee broad jumps meski terdapat kotoran yang terlihat di bagian kaki dan lintasan.
Dalam dokumentasi pertandingan yang beredar, Joanna tampak tetap berusaha menyelesaikan sejumlah stasiun latihan fungsional dan bagian lari.
Ia juga tetap bergerak di tengah kondisi fisik yang tidak nyaman tersebut.
Lantas, siapa sebenarnya Joanna Wietrzyk dan seperti apa perjalanan kariernya sebelum viral akibat insiden di HYROX Beijing?
Apa saja prestasi yang telah diraih atlet Australia tersebut hingga mampu bersaing di level dunia? Simak selengkapnya berikut ini.
Baca Juga: Siapa Oknum Polisi Diduga Kuntit Mantan Pacar Saat CFD di Rasuna Said? Viral di Media Sosial
Joanna Wietrzyk Siapa dan Punya Prestasi Apa?
Di luar insiden yang membuat namanya viral di Beijing, Joanna Wietrzyk merupakan salah satu talenta muda dalam olahraga HYROX Australia.
Perempuan berusia 22 tahun tersebut memiliki latar belakang atletik yang cukup kuat.
Sebelum menekuni olahraga kebugaran fungsional, Wietrzyk diketahui pernah menjadi atlet tenis tingkat nasional.
Selain tenis, Joanna juga sempat aktif dalam olahraga netball. Pengalaman dari sejumlah cabang olahraga tersebut menjadi fondasi atletiknya sebelum kemudian beralih dan menekuni HYROX.
Perkenalannya dengan HYROX terjadi ketika Wietrzyk bekerja sebagai pelatih F45 di Melbourne.
Dari pengalaman tersebut, ketertarikannya terhadap fitness race berkembang hingga kemudian membawanya berkompetisi di level yang lebih tinggi.
Perjalanan Joanna Wietrzyk di HYROX berkembang dalam waktu relatif cepat.
Hanya beberapa bulan setelah mulai terjun ke olahraga tersebut, ia mampu mencatatkan waktu di bawah 61 menit pada kategori Pro Women di Brisbane pada 2024.
Dia bahkan berhasil meraih kemenangan dalam sejumlah ajang HYROX besar di Australia, termasuk kompetisi yang digelar di Melbourne, Sydney, dan Brisbane.
Rangkaian hasil tersebut membuat namanya semakin diperhitungkan di antara atlet HYROX perempuan.
Perjalanan Wietrzyk tidak hanya berhenti di kompetisi Australia. Performa yang konsisten membawanya tampil di panggung dunia.
Pada Kejuaraan Dunia HYROX 2025, Wietrzyk berhasil finis di posisi kedua untuk nomor solo.
Baca Juga: Kumpulan Prompt Edit Foto Jadul Era 80-an di ChatGPT yang Viral, Hasilnya Bikin Nostalgia
Daftar Prestasi Joanna Wietrzyk
Berikut sejumlah pencapaian Joanna Wietrzyk yang membuatnya diperhitungkan di dunia HYROX:
- Perempuan Australia pertama yang lolos kualifikasi HYROX Elite 15.
- Mencatat waktu di bawah 61 menit dalam kategori Pro Women di Brisbane pada 2024.
- Meraih kemenangan dalam sejumlah ajang HYROX besar Australia, termasuk Melbourne, Sydney, dan Brisbane.
- Finis sebagai runner-up nomor solo pada Kejuaraan Dunia HYROX 2025.
