“Kalian tidak perlu mendahului kewenangan pemerintah dan DPR. Kita tunggu saja hasilnya. Yang jelas, terdapat 36 ribu kepala desa se Indonesia yang berakhir masa jabatannya pada tahun 2027, 2028 dan 2029,” kata Heri.
“Perpanjangan masa jabatan kades ini ada kaitannya dengan pelaksanaan pemilu mendatang nggak?,” ujar Yudi.
“Kalau waktunya nggak ada, karena masih jauh, kecuali yang habis masa jabatannya berbarengan dengan tahun politik, pemilu 2029.Tetapi kalau pertanyaannya adakah kaitan dengan dukungan massa pada pemilu mendatang. lain soal,” kata mas Bro.
“Ingat, kades itu punya basis massa yang cukup kuat dan fanatik, setidaknya warga yang dulu memenangkannya sebagai kades,” kata Heri.
“Kalau setiap kades mengerahkan seratus orang, kali 36 ribu, sudah jutaan pendukung. Nah, kalau sampai seribu orang hitung saja sendiri jumlahnya,”kata Yudi.
“Itu kan kalkulasi politik yang belum tentu linier hasilnya. Ingat politik itu bukan matematika. Yang jelas, tanpa adanya pilkades di 36 ribu desa, dapat menghemat anggaran ratusan miliar rupiah hingga triliunan rupiah,” ujar mas Bro.
