Honda Cetak Sejarah, Raih 5 Bintang Tertinggi FIA Road Safety Index

Jumat 11 Sep 2026, 21:57 WIB
Honda mencetak sejarah, menjadi perusahaan pertama yang meraih 5 Bintang dalam FIA Road Safety Index. (Sumber: Dok. Honda)
Honda mencetak sejarah, menjadi perusahaan pertama yang meraih 5 Bintang dalam FIA Road Safety Index. (Sumber: Dok. Honda)

POSKOTA.CO.ID - Honda kembali mencatatkan pencapaian di bidang keselamatan kendaraan dengan menjadi perusahaan pertama di dunia yang meraih peringkat 5 Bintang dalam kategori Products/Services Rating pada FIA Road Safety Index. Peringkat tertinggi tersebut diberikan setelah berbagai inisiatif keselamatan Honda dievaluasi secara menyeluruh.

Penilaian dilakukan terhadap program dan strategi keselamatan Honda di 17 negara, termasuk Indonesia. Secara keseluruhan, cakupan evaluasi tersebut merepresentasikan lebih dari 90 persen volume penjualan global Honda untuk sepeda motor dan mobil.

Penghargaan ini diserahkan di Autodromo Nazionale Monza, Italia, bertepatan dengan penyelenggaraan Formula One Grand Prix Italia. Pencapaian tersebut melanjutkan hasil Honda pada Februari 2025, ketika perusahaan menjadi yang pertama di industri otomotif yang memperoleh peringkat 3 Bintang, yang saat itu menjadi level tertinggi dalam FIA Road Safety Index.

Kini, FIA memperluas sistem penilaiannya dari tiga menjadi lima bintang dengan metodologi yang lebih komprehensif. Perubahan tersebut sekaligus memberikan ruang bagi perusahaan untuk menunjukkan kontribusi yang lebih luas terhadap peningkatan keselamatan di jalan raya.

Baca Juga: Mercedes-Benz Trucks Rayakan 130 Tahun, DCVI Pamerkan Truk Tambang Terbaru

FIA Nilai Strategi Keselamatan Honda Secara Menyeluruh

FIA Road Safety Index dikembangkan sebagai sistem untuk membantu perusahaan dan organisasi mengukur, mengelola, sekaligus meningkatkan kontribusi mereka terhadap keselamatan jalan raya.

Dalam evaluasi terbaru, Honda dinilai memiliki penerapan sistem Plan, Do, Check, Act (PDCA) yang kuat dalam menjalankan berbagai program keselamatan.

Penilaian tidak hanya berfokus pada teknologi yang digunakan pada kendaraan. FIA turut melihat komitmen manajemen terhadap strategi keselamatan jangka panjang, pemantauan data kecelakaan secara global, pencapaian target keselamatan, pengembangan teknologi, pembangunan budaya keselamatan, hingga keterbukaan informasi terkait keselamatan lalu lintas.

Presiden FIA, H.E. Mohammed Ben Sulayem, mengapresiasi pencapaian tersebut dan menyebut Honda sebagai organisasi pertama yang berhasil mencapai peringkat lima bintang.

Menurut Willem Groenewald, FIA Secretary General for Automobile Mobility, Sustainability and Tourism, perluasan FIA Road Safety Index menjadi lima bintang diharapkan dapat mendorong perusahaan menjadikan keselamatan jalan sebagai bagian yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan dalam proses pengambilan keputusan.

Baca Juga: Pabrik BYD di Subang Resmi Beroperasi pada, 3 September 2026: Kapasitas Produksi Capai 150.000 Mobil per Tahun

Honda Targetkan Nol Korban Meninggal pada 2050

Pencapaian di FIA Road Safety Index menjadi bagian dari komitmen global Honda melalui konsep “Safety for Everyone”. Perusahaan menargetkan penurunan 50 persen jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dan mobil Honda per 10.000 unit terjual pada 2030.

Target tersebut menggunakan tahun 2020 sebagai pembanding. Dalam jangka lebih panjang, Honda menargetkan nol korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan Honda secara global pada 2050.

Mikihito Kojima, Assistant Vice President and General Manager of Traffic Safety Promotion Operations, Honda Motor Co., Ltd., mengatakan pencapaian lima bintang tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap berbagai upaya keselamatan yang dilakukan Honda.

Honda juga menegaskan bahwa fokus keselamatannya tidak hanya diarahkan pada pengguna kendaraan, tetapi juga seluruh pengguna jalan di lingkungan sekitarnya.

Ke depan, Honda akan melanjutkan pengembangan teknologi keselamatan sekaligus memverifikasi efektivitasnya menggunakan data kecelakaan lalu lintas di dunia nyata. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menciptakan ekosistem mobilitas yang semakin aman bagi seluruh pengguna jalan.


Berita Terkait


News Update