Penyebab Telegram Down Hari Ini 8 September 2026 Apa? Ribuan Pengguna Laporkan Gangguan, Begini Updatenya

Selasa 08 Sep 2026, 13:10 WIB
Telegram dilaporkan mengalami gangguan layanan pada Selasa, 8 September 2026. (Sumber: Pinterest)
Telegram dilaporkan mengalami gangguan layanan pada Selasa, 8 September 2026. (Sumber: Pinterest)

POSKOTA.CO.ID - Telegram dilaporkan mengalami gangguan layanan pada Selasa, 8 September 2026.

Keluhan pengguna mengenai Telegram mulai bermunculan di situs pemantau gangguan Downdetector sekitar pukul 09.46 WIB.

Pada awal periode gangguan, jumlah laporan meningkat hingga lebih dari 1.000 laporan.

Keluhan yang disampaikan pengguna tidak hanya berkaitan dengan satu fitur.

Sejumlah laporan mencakup persoalan pada aplikasi Telegram, kendala ketika mengirim pesan, serta masalah saat melakukan login.

“Laporan pengguna menunjukkan adanya masalah pada Telegram sejak pukul 22.46 EDT. Bagaimana dampaknya bagi Anda? #TelegramDown,” tulis akun X @downdetector.

Lantas, apa penyebab Telegram down hari ini 8 September 2026 dan apakah layanan sudah kembali normal?

Berikut update terbaru mengenai laporan gangguan Telegram, serta informasi mengenai kondisi layanan hingga menjelang siang.

Baca Juga: Sejarah September Hitam di Indonesia: Dari Tragedi G30S/PKI, Kasus Munir, hingga Peristiwa Kelam

Penyebab Telegram Down Hari Ini Apa?

Hingga berita ini dibuat, belum ada konfirmasi resmi dari Telegram terkait laporan yang menyebut layanan mereka sempat down hari ini.

Dengan belum adanya keterangan resmi tersebut, penyebab gangguan Telegram pada Selasa, 8 September 2026 belum dapat dipastikan.

Menjelang siang, jumlah laporan gangguan yang masuk ke Downdetector dilaporkan mengalami penurunan tajam.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa laporan masalah pengguna mulai berkurang dibandingkan saat gangguan pertama kali terdeteksi.

Meski demikian, belum adanya konfirmasi resmi dari Telegram membuat status pemulihan layanan secara menyeluruh belum dapat dipastikan.

Pengguna yang masih mengalami gangguan dapat memantau perkembangan layanan secara berkala.


Berita Terkait


News Update