Jadi, belum diketahui dengan pasti PJJ di Jakarta sampai kapan karena masih akan memantau kondisi dan situasi terlebih dahulu.
Keselamatan Anak Jadi Prioritas
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim menyebut, kebijakan PJJ diterapkan demi menjaga keselamatan anak dari paparan abu vulkanik.
Oleh karena, PJJ dimaksudkan menjadi solusi alternatif agar para siswa bisa tetepa belajar dengan nyaman dan aman di tengah kondisi saat ini.
"Anak-anak tetap harus belajar, tapi dalam kondisi yang aman. Karena itu pembelajaran sementara dilakukan dari rumah. Orang tua tidak perlu khawatir, proses belajar tetap berjalan. Kita jaga kesehatan dulu, hak pendidikan tetap terpenuhi,” ujar Chico dalam keterangannya.
Baca Juga: Dampak Hujan Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pedagang Masker Kaki Lima di Depok Laris Manis
Pihak sekolah PAUD, PKBM/SKB, SLB, SD, SMP, SMA, dan SMK diminta untuk memantau dan mendampingi pelaksanaan proses belajar mengajar dari rumah serta memberikan alternatif jika terjadi kendala.
"Sekolah yang mengalami kesulitan dapat berkoordinasi secara berjenjang melalui Kepala Suku Dinas Pendidikan setempat," tuturnya.
Pemprov DKI Jakarta akan melakukan evaluasi kebijakan tersebut untuk memastikan sampai kapan PJJ di sekolah di Jakarta diberlakukan dengan melihat perkembangan situasi.
