Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Jakarta, Bandara Soetta Ditutup Sementara

Minggu 06 Sep 2026, 09:11 WIB
Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau terpantau mengarah ke sejumlah wilayah, termasuk Jakarta dan Banten. (Sumber: Instagram/@jkt.guide)
Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau terpantau mengarah ke sejumlah wilayah, termasuk Jakarta dan Banten. (Sumber: Instagram/@jkt.guide)

POSKOTA.CO.ID - Sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau mulai terpantau mencapai sejumlah wilayah di sekitar Selat Sunda hingga Jakarta.

Kondisi ini terjadi setelah aktivitas erupsi gunung api tersebut berlangsung menerus sejak Jumat (4/9/2026) malam.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya dua klaster sebaran abu berdasarkan pemantauan hingga Minggu (6/9/2026) pukul 04.00 WIB. Arah pergerakan abu berbeda pada masing-masing klaster dan mencakup wilayah yang cukup luas.

Baca Juga: Perjalanan KRL Stasiun Jakarta Kota Sudah Normal Atau Belum? Simak Info Terbarunya

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Jakarta dan Jawa Barat

Berdasarkan analisis BMKG yang mengacu pada informasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin, serta citra satelit Himawari-9, terdapat dua pola utama sebaran abu vulkanik.

Klaster pertama berada pada ketinggian dari permukaan hingga sekitar 20.000 kaki. Pergerakannya mengarah ke timur laut hingga selatan dan mencakup sebagian wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, serta perairan di sekitarnya.

“Berdasarkan informasi PVMBG dan VAAC Darwin serta analisis citra RGB Himawari-9 pada 6 September 2026 pukul 04.00 WIB, teridentifikasi dua klaster sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.

Sementara klaster kedua memiliki jangkauan lebih tinggi, yakni hingga 50.000 kaki. Sebaran ini bergerak menuju barat daya hingga barat laut dan meliputi sebagian Banten, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, serta kawasan Samudra Hindia di sebelah barat Banten, Lampung, dan Bengkulu.

Dampak Abu Vulkanik terhadap Penerbangan

Dilansir dari instagram @jkt.guide, sebaran abu yang bergerak ke wilayah Banten dan Jakarta turut menjadi perhatian sektor penerbangan. Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) untuk sementara ditutup hingga pukul 09.30 WIB sebagai bagian dari langkah antisipasi terhadap kondisi abu vulkanik.

Situasi seperti ini perlu diperhatikan karena material abu di udara dapat memengaruhi jarak pandang dan keselamatan penerbangan. Perkembangan kondisi atmosfer serta arah pergerakan abu pun terus dipantau oleh pihak terkait.

BPBD Banten Minta Warga Waspada

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten juga mengingatkan masyarakat untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya hujan abu.


Berita Terkait


News Update