POSKOTA.CO.ID - Operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mengalami penutupan sementara hingga Minggu siang, 6 September 2026.
Penutupan Bandara Soetta tidak terlepas dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berlangsung sejak Jumat, 4 September 2026.
Sebaran abu vulkanik dari aktivitas gunung api tersebut terpantau meluas ke sejumlah wilayah.
Pihak Bandara Soetta menyatakan penutupan dilakukan sebagai langkah keselamatan menyusul terdeteksinya sebaran abu vulkanik di ruang udara.
"Operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih ditutup sementara pada 6 September 2026 menyusul adanya indikasi sebaran abu vulkanik (volcanic ash) dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau," demikian keterangan Bandara Soetta melalui akun Instagram.
Penutupan operasional Bandara Soetta menjadi perhatian calon penumpang karena berdampak langsung terhadap jadwal penerbangan.
Sejumlah penumpang yang sudah berada di area terminal juga harus menyesuaikan rencana perjalanan mereka akibat adanya perubahan operasional.
Lantas, Bandara Soetta ditutup sampai jam berapa hari ini, Minggu, 6 September 2026?
Apakah operasional penerbangan akan kembali dibuka atau justru penutupan kembali diperpanjang?
Bagaimana kondisi terbaru penerbangan dan penanganan penumpang yang terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau? Simak informasi selengkapnya berikut ini.
Baca Juga: Karhutla Masih Jadi Perhatian, 818 Hotspot Terdeteksi di Indonesia
Bandara Soetta Ditutup Sampai Jam Berapa?
Sampai pembaruan informasi pada Minggu, 6 September 2026, belum ada kepastian mengenai waktu operasional penerbangan Bandara Soetta kembali normal.
Sebelumnya, penutupan diberlakukan hingga pukul 09.30 WIB dan kemudian diperpanjang hingga pukul 13.30 WIB.
Perpanjangan tersebut menunjukkan bahwa keputusan pembukaan kembali bandara menyesuaikan perkembangan kondisi ruang udara dan hasil pemantauan abu vulkanik.
Karena itu, penumpang yang memiliki jadwal penerbangan pada Minggu, 6 September 2026, disarankan tidak hanya mengandalkan jadwal awal yang tertera pada tiket.
Calon penumpang perlu memantau informasi terbaru dari maskapai dan Bandara Soekarno-Hatta sebelum berangkat ke terminal.
Baca Juga: Apa Itu Fenomena Skyquake? Dentuman Misterius yang Hebohkan Warga Bandung
Status operasional bandara dapat berubah mengikuti hasil evaluasi keselamatan penerbangan dan perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Pihak bandara sendiri memastikan pelayanan terhadap penumpang tetap menjadi perhatian selama operasional penerbangan dihentikan sementara.
"Sebagai langkah penanganan terhadap penumpang terdampak, Bandara Internasional Soekarno-Hatta memastikan penanganan operasional dan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan dengan baik," imbuhnya.
