Penyebab Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Apa? Begini Kronologinya Saat Menuju Makassar

Kamis 03 Sep 2026, 14:17 WIB
Ilustrasi maskapai Garuda Indonesia yang mengalami kendala teknis dalam perjalanan dari Jakarta menuju Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis, 3 September 2026. (Sumber: Garuda Indonesia)
Ilustrasi maskapai Garuda Indonesia yang mengalami kendala teknis dalam perjalanan dari Jakarta menuju Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis, 3 September 2026. (Sumber: Garuda Indonesia)

Pesawat GA604 kemudian melakukan go around/fly pass sebelum akhirnya mendarat di Runway 03 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada pukul 09.13 WITA.

Proses tersebut menjadi bagian dari rangkaian penanganan penerbangan yang mengalami kendala teknis.

Setelah pesawat berhasil mendarat dan berhenti, petugas bandara bersama unsur terkait langsung melakukan penanganan.

Sebanyak 156 penumpang disiapkan fasilitas transportasi berupa empat unit bus untuk mendukung proses pemindahan dari pesawat menuju terminal.

Proses pemindahan penumpang berlangsung secara aman dan tertib. Penumpang terakhir tercatat meninggalkan pesawat pada pukul 09.53 WITA.

Sebagai bagian dari upaya memastikan keselamatan operasional penerbangan, Runway 03-21 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sempat diberlakukan penutupan sementara melalui NOTAM.

Penutupan dilakukan pada pukul 09.30 hingga 10.30 WITA. Langkah itu diambil setelah pesawat dipindahkan menuju Parking Stand di Apron.

Setelah proses pemeriksaan dan penanganan selesai, Runway 03-21 kembali dibuka pada pukul 10.30 WITA.

Landasan kemudian dapat kembali digunakan untuk mendukung operasional penerbangan.

Baca Juga: Situ Cikedal di Pandeglang Diproyeksikan jadi Destinasi Wisata Alternatif

Penyebab Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Apa?

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ditemukan adanya pecah ban pada main wheel nomor 3.

Temuan tersebut menjadi bagian dari pemeriksaan teknis terhadap pesawat GA604 setelah berhasil mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.


Berita Terkait


News Update