Ridho Rahmadi Anak Siapa? Ini Sosok Menantu Amien Rais yang Mundur dari Ketum Partai Ummat

Rabu 02 Sep 2026, 14:45 WIB
Menantu Amien Rais, Ridho Rahmadi, resmi menyatakan mundur dari posisi Ketua Umum Partai Ummat. (Sumber: Instagram/@ridhorahmadiofficial)
Menantu Amien Rais, Ridho Rahmadi, resmi menyatakan mundur dari posisi Ketua Umum Partai Ummat. (Sumber: Instagram/@ridhorahmadiofficial)

POSKOTA.CO.ID - Menantu Amien Rais, Ridho Rahmadi, resmi menyatakan mundur dari posisi Ketua Umum Partai Ummat.

Keputusan tersebut disampaikan di tengah perjalanan kepemimpinannya di partai dan langsung mendapat respons dari jajaran Majelis Syura.

Majelis Syura Partai Ummat sendiri mengumumkan telah menerima pengunduran diri Ridho Rahmadi sebagai Ketua Umum dan Taufik Hidayat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Ummat.

Keduanya diketahui sebelumnya memegang posisi penting dalam struktur kepengurusan eksekutif pusat partai.

Merujuk ketentuan Bab VII Pasal 14 ayat (1) Anggaran Dasar Partai Ummat, Majelis Syura menyatakan menghormati keputusan pengunduran diri tersebut.

Meski mundur dari jabatan pimpinan utama, Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat dipastikan tetap aktif dalam kepengurusan struktural partai dengan formasi penugasan yang baru.

Keputusan tersebut membuat sosok Ridho Rahmadi menjadi perhatian publik.

Lantas, Ridho Rahmadi anak siapa? Berikut profil, latar belakang pendidikan, hingga alasan dirinya memilih mundur dari jabatan Ketua Umum Partai Ummat.

Baca Juga: Bansos PKD DKI Jakarta Agustus 2026 Cair, 219.252 Warga Jadi Penerima KAJ, KLJ, dan KPDJ

Alasan Ridho Rahmadi Mundur dari Ketum Partai Ummat Apa?

Plt Ketua Umum Partai Ummat, Ansufri ID Sambo, mengungkap alasan menantu Amien Rais, Ridho Rahmadi, mundur sebagai ketua umum partai.

Menurut Sambo, keputusan tersebut tidak terlepas dari kesulitan Ridho dalam membagi waktu antara aktivitasnya di Partai Ummat dan tanggung jawab profesional di bidang pendidikan dan teknologi.

Sambo menyebut Ridho memiliki tanggung jawab sebagai Direktur politeknik AI di Yogyakarta.

"Alasan utama Mas Ridho Rahmadi mundur adalah karena beliau kesulitan untuk membagi waktu, pikiran dan tenaga antara Partai Ummat dan posisi beliau sebagai Direktur politeknik AI di Jogja yang baru berumur setahun. Yang kedua-keduanya membutuhkan waktu, tenaga dan pikiran yang full," kata Sambo memberikan keterangan pada, Rabu, 2 September 2026.

Sambo menjelaskan, Ridho sebelumnya telah berupaya menjalankan kedua tanggung jawab tersebut secara bersamaan.

Selama sekitar satu tahun, ia harus menjalani aktivitas antara Yogyakarta dan Jakarta.

"Beliau sudah mencoba selama 1 tahun ini bolak balik Jogja-Jakarta untuk menjalankan kedua tugas tersebut bersamaan, tapi akhirnya fisik beliau tidak kuat juga," ungkap Sambo.

Sambo juga menyebut terdapat faktor kesehatan yang menjadi alasan lain di balik keputusan Ridho.

Selain itu, kata dia, keputusan tersebut telah melalui proses pertimbangan dan konsultasi dengan keluarga.

"Alasan kedua, karena dua tanggung jawab yang besar itu akhirnya berdampak pada kesehatan beliau menjadi sering sakit. Alasan Ketiga juga hasil renungan beliau dan juga hasil konsultasi beliau dengan Pak Amien dan keluarga dan juga konsultasi dengan Sekretaris Majelis Syuro," tambahnya.

Baca Juga: Tertimpa Pohon Tumbang, Pemotor di Serang Tewas

Ridho Rahmadi Anak Siapa?

Ridho diketahui lahir pada 13 April 1985. Ia merupakan suami Tasniem Rais, putri dari Amien Rais, tokoh politik yang pernah menjabat sebagai Ketua MPR.

Hubungan tersebut membuat Ridho dikenal publik sebagai menantu Amien Rais.

Sementara itu, informasi mengenai nama orang tua kandung Ridho Rahmadi, baik ayah maupun ibunya, tidak banyak dipublikasikan secara spesifik.

Karena itu, informasi yang tersedia di ruang publik lebih banyak membahas latar belakang pendidikan, karier akademik, serta kiprahnya di dunia politik.

Di luar aktivitas politiknya, Ridho Rahmadi memiliki latar belakang akademik yang cukup kuat, terutama dalam bidang teknologi informasi dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Berdasarkan informasi di situs Universitas Islam Indonesia (UII), Ridho pernah tercatat sebagai dosen di Jurusan Teknik Informatika.

Aktivitas itu menunjukkan keterlibatannya di bidang akademik dan teknologi sebelum kemudian aktif dalam dunia politik.

Perjalanan akademik Ridho berlanjut ke jenjang doktoral. Pada 2013, ia memulai program doktor setelah menyelesaikan pendidikan magister di dua universitas tersebut.

Ridho kemudian meraih gelar doktor pada 2019 dari Radboud University di Nijmegen, Belanda.

Pendidikan doktoralnya memperkuat rekam jejaknya di bidang teknologi dan kecerdasan buatan.

Setelah menyelesaikan pendidikan doktor, Ridho tidak langsung meninggalkan dunia akademik.

Ia melanjutkan aktivitas sebagai peneliti tamu di Carnegie Mellon University, Amerika Serikat.

Selain pendidikan formal di Eropa, Ridho juga memiliki pengalaman penelitian di Amerika Serikat.

Pada 2017, menantu Amien Rais tersebut menjalani visiting research di Amerika Serikat.


Berita Terkait


News Update