Kalah Saing dengan Pasar Online, Separuh Pedagang Pasar Gudang Tigaraksa Gulung Tikar

Rabu 02 Sep 2026, 13:35 WIB
Kondisi lantai dua Pasar Gudang Tigaraksa terlihat sepi pengunjung. (Sumber: Pos Kota/ Veronica)
Kondisi lantai dua Pasar Gudang Tigaraksa terlihat sepi pengunjung. (Sumber: Pos Kota/ Veronica)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Pengikisan omzet pedagang di pasar tradisional akibat disrupsi digital kembali terjadi. Pengelola Pasar Gudang di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, mencatat hampir separuh dari total pedagang di wilayah tersebut terpaksa gulung tikar akibat sepinya pembeli yang beralih ke platform online.

Pengelola Pasar Gudang Tigaraksa, Acep Jayadiwira, mengungkapkan bahwa tekanan ekonomi paling berat dirasakan oleh pedagang pakaian di lantai dua. Dari sekitar 350 pedagang yang terdaftar, kini tersisa separuhnya yang masih bertahan.

"Hari Minggu yang seharusnya jadi puncak penjualan pun kondisi pasar tetap sepi," ujar Acep kepada Pos Kota, Rabu, 2 September 2026.

Berkurangnya minat pembeli ke pasar tradisional disebut karena maraknya pasar online yang dapat diakses pembeli hanya lewat aplikasi saja.

Baca Juga: Pemkab Tangerang Rencanakan Pembangunan Tempat Manasik Haji di Tigaraksa

Selain iitu, ada dua faktor utama menurut Acep yang memicu aktivitas ekonomi di pasar tradisional tidak tumbuh, yaitu:

Kemudahan akses belanja kebutuhan sehari-hari dan pakaian melalui aplikasi digital membuat minat masyarakat datang langsung ke pasar fisik terus merosot.

Kehadiran pasar tumpah akhir pekan di area sekitar RSUD Tigaraksa hingga kawasan Pemda dinilai merebut pangsa pasar lokal.

Dampak dari kombinasi faktor ini membuat sebagian besar pedagang kehabisan modal untuk memperpanjang sewa kios maupun memutar stok barang dagangan.

“Selain online, 70 persen pembeli beralih ke pasar tumpah,” kata Acep.


Berita Terkait


News Update