Ia pernah menjabat sebagai penasihat umum Twitter sebelum perusahaan tersebut diakuisisi Elon Musk pada 2022.
Coates kemudian menjadi salah satu pendiri Operation Bluebird yang berupaya menghidupkan kembali identitas Twitter melalui platform baru.
Operation Bluebird secara tegas menyatakan bahwa Twitter.now tidak berafiliasi dengan X Corporation maupun Elon Musk.
Di situs resminya, perusahaan tersebut menyebut Twitter.now sebagai platform independen yang dibangun dengan membawa kembali nama Twitter.
Dengan demikian, Twitter.now bukanlah produk baru milik Elon Musk. Platform tersebut berdiri sendiri dan dikembangkan oleh Operation Bluebird.
Baca Juga: Dokter Muhammad Iqbal Kerja di Mana? Viral Disebut dalam Unggahan Leona Kanza karena Pesan Vulgar
Mengapa Nama Twitter Kembali Digunakan?
Penggunaan nama Twitter oleh Operation Bluebird berkaitan erat dengan sengketa merek dagang yang berlangsung dengan X Corporation.
Setelah Elon Musk mengakuisisi Twitter pada 2022, perusahaan tersebut mengganti nama dan identitas platform menjadi X.
Operation Bluebird kemudian berpendapat bahwa perubahan tersebut membuat X Corporation dianggap telah meninggalkan atau tidak lagi menggunakan sejumlah merek yang sebelumnya melekat pada Twitter.
Atas dasar argumen tersebut, Operation Bluebird mengajukan upaya hukum untuk mendapatkan hak atas merek Twitter dan istilah "tweet".
Perusahaan itu juga berusaha menghidupkan kembali identitas burung biru yang selama bertahun-tahun menjadi simbol Twitter. Namun, klaim tersebut masih menjadi bagian dari sengketa hukum.
X Corporation sebelumnya menggugat Operation Bluebird dan menegaskan bahwa Twitter tetap menjadi milik X Corporation meskipun nama platform telah diubah menjadi X.
