POSKOTA.CO.ID - Mencari lowongan kerja di Jakarta tidak cukup hanya mengandalkan informasi yang beredar di media sosial.
Pencari kerja perlu memastikan bahwa lowongan tersebut berasal dari sumber yang jelas agar terhindar dari penipuan berkedok rekrutmen.
Ada sejumlah situs dan portal lowongan kerja yang dapat digunakan untuk mencari pekerjaan di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Masing-masing memiliki karakteristik berbeda, mulai dari pekerjaan administrasi hingga posisi operasional.
Baca Juga: Bawa Ribuan Butir Hexymer dan Tramadol, Pria 22 Tahun Diamankan di Pasar Induk Tangerang
Situs Lowongan Kerja yang Bisa Dipertimbangkan
Melansir dari bebragai situr resmi info loker, salah satu platform yang banyak digunakan pencari kerja adalah Jobstreet. Situs ini menyediakan beragam posisi dari perusahaan dengan kebutuhan tenaga kerja mulai dari level staf hingga manajemen. Lowongan di bidang administrasi, keuangan, pemasaran, teknologi, dan bidang profesional lainnya juga cukup mudah ditemukan.
Selain itu, ada Glints yang banyak digunakan untuk mencari pekerjaan bagi fresh graduate maupun pekerja yang sedang mengembangkan karier. Platform ini juga memuat informasi magang dan pekerjaan untuk berbagai bidang.
Bagi pencari kerja yang ingin mencari posisi operasional di Jakarta dan wilayah Jabodetabek, KitaLulus bisa menjadi alternatif. Lowongan yang tersedia cukup beragam, termasuk pekerjaan di bidang layanan, penjualan, logistik, hingga operasional perusahaan.
Sementara itu, pencari kerja yang ingin memperoleh informasi dari pemerintah daerah dapat melihat KarirJakarta. Portal tersebut merupakan bagian dari layanan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mempertemukan pencari kerja dengan informasi kesempatan kerja.
Pencari kerja sebaiknya tidak hanya melihat nama posisi dan besaran gaji, tetapi juga memeriksa identitas perusahaan serta tahapan rekrutmennya.
Tips Aman Sebelum Melamar Lowongan Kerja
Banyaknya informasi lowongan di internet membuat pencari kerja perlu lebih teliti. Modus penipuan dapat muncul dalam berbagai bentuk, termasuk permintaan uang dengan alasan biaya administrasi, pelatihan, seragam, atau akomodasi.
Beberapa hal berikut dapat menjadi pemeriksaan awal sebelum mengirim lamaran:
- Jangan membayar biaya rekrutmen. Perusahaan yang membuka lowongan secara resmi pada umumnya tidak meminta kandidat mentransfer uang untuk mengikuti proses seleksi.
- Periksa alamat email perekrut. Waspadai email gratis seperti Gmail yang mengatasnamakan perusahaan besar, terutama jika informasi tersebut tidak sesuai dengan kanal resmi perusahaan.
- Cek kembali identitas perusahaan. Pastikan nama perusahaan, alamat, situs resmi, serta informasi kontaknya dapat diverifikasi.
- Jangan buru-buru memberikan data sensitif. Informasi pribadi sebaiknya hanya diberikan melalui kanal rekrutmen yang dapat dipercaya.
