Artinya, ketika pemilik saat ini sudah menghadapi kendala tenaga kerja dan tidak ada anggota keluarga yang ingin melanjutkan usaha, mempertahankan operasional menjadi semakin sulit.
Alasan Dago Dairy Menghentikan Operasional
Jika dirangkum, ada beberapa faktor yang menjadi latar belakang keputusan tersebut:
- Kesulitan mencari pekerja selama hampir dua tahun.
- Tenaga kerja terbatas membuat pekerjaan peternakan harus ditangani dengan sumber daya yang ada.
- Beban operasional semakin sulit dipertahankan ketika pekerjaan rutin tidak memiliki cukup tenaga.
- Tidak ada penerus keluarga, karena dua putra pemilik tidak berminat melanjutkan usaha peternakan.
- Menutup Usaha Setelah Berusaha Bertahan
Keputusan Dago Dairy untuk berhenti beroperasi menunjukkan bahwa persoalan tenaga kerja bisa menjadi tantangan serius bagi usaha peternakan. Bukan hanya soal mencari orang untuk bekerja, tetapi juga memastikan kegiatan sehari-hari tetap berjalan secara konsisten.
Setelah hampir dua tahun berusaha mengatasi kekurangan pekerja, Mark dan Yanti akhirnya memilih menghentikan operasional Dago Dairy.
