Slipi-Pejompongan Kondusif Pascademo Ricuh di DPR, Fasilitas Umum Diperbaiki

Jumat 28 Agu 2026, 13:18 WIB
Suasana terkini di Jalan Raya Slipi, Pejompongan, Jakarta Barat, Jumat, 28 Agustus 2026. (Sumber: Poskota/Angga Pahlevi)
Suasana terkini di Jalan Raya Slipi, Pejompongan, Jakarta Barat, Jumat, 28 Agustus 2026. (Sumber: Poskota/Angga Pahlevi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Situasi di Jalan Slipi-Pejompongan, Jakarta Barat, terpantau kondusif, Jumat, 28 Agustus 2026. Situasi ini membaik setelah sebelumnya kawasan sekitar Gedung DPR RI, Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dilanda aksi demonstrasi penuntutan RUU Perampasan Aset yang berujung ricuh.

Berdasarkan pantauan Poskota, sepanjang Jalan Raya Gatot Subroto mulai dari arah Jalan Dr. Saharjo, Perempatan Kuningan, Polda Metro Jaya, hingga persimpangan Slipi-Pejompongan, tidak dijaga aparat.

Hanya terlihat dua unit truk Brimob terparkir di sekitar Semanggi serta satu unit water cannon yang disiagakan di bawah jembatan dekat JCC.

Fasilitas Umum yang Rusak Diperbaiki

Sejumlah petugas dari Dinas Bina Marga, Dinas Perhubungan, Petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU), hingga pihak TransJakarta diturunkan untuk memperbaiki fasilitas publik serta membersihkan puing sisa kerusuhan.

Baca Juga: Demo di DPR Berujung Ricuh, Commuter Line Arah Rangkasbitung Sempat Terganggu

Beberapa kerusakan dan penanganan yang dilakukan di lokasi meliputi pagar gedung DPR RI, separator Transjakarta, lampu lalu lintas dan penerangan jalan umum, coretan pada tembok, serta pos polisi yang terbakar.

"Untuk separator TransJakarta yang sempat bergeser mulai dari Slipi sampai Tomang, alhamdulillah siang ini sudah clear diperbaiki," kata KBO Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Sudarmo saat dikonfirmasi, Jumat, 28 Agustus 2026.

Sudarmo meluruskan informasi terkait penyerangan armada truk di kawasan Kemanggisan. Ia menegaskan tidak ada pembakaran truk, melainkan hanya pengerusakan.

"Tidak ada pembakaran ya, cuma ada truk yang dirusak saja. Evakuasi sudah dilakukan saat penormalan pukul 05.30 WIB sampai 07.30 WIB. Total ada 5 truk yang dirusak massa," ujarnya.

Baca Juga: Kericuhan Pecah di KS Tubun, Asap Gas Air Mata Masuk Area Rumah Sakit

Ia menambahkan, pengerusakan Pos Lantas Slipi yang merusak bangunan, kaca, dan AC ini merupakan kali kedua terjadi setelah kejadian serupa pada 2025.

Guna mengantisipasi gangguan susulan, pihak kepolisian telah menerjunkan lima personel tambahan dari BKO Ditlantas Polda Metro Jaya untuk berjaga di titik-titik rawan kawasan Slipi.


Berita Terkait


News Update