Tabungan Simpeda Tembus Rp75 Triliun, Asbanda Dorong Produk Perbankan Daerah Berorientasi Digital

Minggu 23 Agu 2026, 16:47 WIB
Malam Puncak Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Periode XXXVII di Bengkulu. (Sumber: Dok. Istimewa)
Malam Puncak Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Periode XXXVII di Bengkulu. (Sumber: Dok. Istimewa)

BENGKULU, POSKOTA.CO.ID - Saldo Tabungan Simpanan Pembangunan Daerah (Simpeda) mencapai Rp74,86 triliun per Juni 2026. Produk tabungan bersama Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia ini terus ditransformasikan menjadi tabungan yang makin digital, transaksional, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), Agus H. Widodo menyebutkan, pencapaian ini merupakan bukti nyata tingginya kepercayaan publik terhadap BPD.

"Rp75 triliun bukan sekadar angka di neraca. Di belakangnya terdapat kepercayaan masyarakat. Dana tersebut dihimpun dari masyarakat, dikelola secara prudent oleh BPD, kemudian diintermediasikan kembali menjadi pembiayaan bagi masyarakat, UMKM, dan dunia usaha untuk menggerakkan ekonomi daerah," kata Agus pada Malam Puncak Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Periode XXXVII di Bengkulu.

Menurut Agus, tantangan Simpeda ke depan adalah beradaptasi dengan perubahan perilaku nasabah yang membutuhkan kemudahan, kecepatan, dan keamanan transaksi harian. Untuk itu, Asbanda mendorong seluruh BPD terus memperkuat ekosistem digital Simpeda, mulai fitur pembayaran, transfer, belanja, hingga transaksi merchant.

Baca Juga: BNI Luncurkan wondrZ, Tabungan Anak dan Remaja untuk Belajar Kelola Keuangan sejak Dini

"Simpeda ke depan tidak cukup hanya menjadi tempat menabung. Kami ingin Simpeda semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, semakin modern, semakin digital, dan semakin mudah digunakan, tanpa kehilangan kekuatan utamanya, yaitu kedekatan dengan masyarakat daerah," ujarnya.

Langkah transformasi digital ini juga diharapkan memperkuat daya saing Simpeda sebagai sumber dana ritel yang sehat dan berkelanjutan demi menopang fungsi intermediasi perbankan di daerah.

Kekuatan Jaringan 27 BPD Berakar Lokal

Salah sebuah keunggulan utama Simpeda adalah posisinya sebagai produk bersama dari 27 BPD di seluruh Indonesia. Asbanda menilai kedekatan dan keunggulan lokal masing-masing BPD dapat menjadi retail banking franchise berskala nasional jika terkoneksi dengan baik.

"Positioning yang ingin kita bangun sangat jelas: Simpeda berakar kuat di daerah, tetapi terhubung secara nasional. Kekuatan lokal 27 BPD jika semakin kita hubungkan akan menjadi kekuatan finansial nasional yang besar," ucapnya.

Baca Juga: bank bjb Permudah Akses Investasi Melalui Sukuk Tabungan ST015

Asbanda berkomitmen untuk terus memacu inovasi produk, pembenahan user experience digital, perluasan ekosistem pembayaran, serta peningkatan kualitas layanan agar Simpeda makin diminati oleh berbagai segmen masyarakat, termasuk generasi muda.

Rangkaian Malam Puncak Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Periode XXXVII di Bengkulu disambut antusias oleh sekitar 30 ribu warga. Kehadiran kontingen BPD dari seluruh Indonesia turut menggerakkan roda ekonomi lokal Bengkulu di sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga UMKM.

Agus menegaskan program undian merupakan wujud apresiasi, tetapi pelayanan terbaiklah yang utama.

"Hadiah terbesar bagi nasabah bukan hanya undian. Hadiah terbesar yang harus diberikan BPD setiap hari adalah kepercayaan, keamanan, kemudahan, dan pelayanan yang semakin baik," pungkasnya.

Asbanda optimistis, Simpeda akan makin memperkokoh peran BPD sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional lewat transformasi digital dan keterikatan lokal yang kuat.


Berita Terkait


News Update