Koordinasi antarlini berkembang
Persija mulai memperlihatkan jarak antarlini yang lebih terorganisasi, meski masih membutuhkan pembenahan.
Tempo permainan menjadi perhatian
Shin menilai timing operan dan kemampuan mengatur tempo sudah menunjukkan perkembangan positif.
Kondisi fisik masih harus ditingkatkan
Stamina untuk menjaga intensitas permainan selama 90 menit menjadi salah satu pekerjaan rumah sebelum kompetisi dimulai.
Baca Juga: Jadwal Persib Bandung vs Manila Digger ACL 2, Simak Tanggal Main dan Lokasi Pertandingan
Persija Bersiap Menuju Super League 2026/2027
Setelah menyelesaikan TC di Thailand, Persija Jakarta akan mengalihkan fokus ke persiapan menuju Super League 2026/2027. Shin Tae-yong menyadari masih ada sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan agar fondasi yang dibangun selama pemusatan latihan tidak berhenti sebatas laga uji coba.
"Pada saat ini kondisi pemain sepertinya yang paling penting. Lalu sepak bola yang ingin kami mainkan, timing operan, kemudian stamina dasar pemain untuk berlari 90 menit. Lalu line-up, jarak antar lini, hal-hal seperti itu secara keseluruhan harus kami bentuk dan bawa sampai ke pertandingan Super League," ujar Shin.
Kemenangan atas Chiangrai United setidaknya memberikan sinyal awal yang positif. Namun, bagi Persija, hasil tersebut bukan tujuan akhir. Fondasi fisik, chemistry, taktik, serta pola permainan masih perlu terus dipoles agar tim benar-benar siap menghadapi persaingan Super League 2026/2027.
