JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Salemba, Jakarta Pusat menggelar festival musik bertajuk “Vibrasi Voice Inside Bars Indonesia Prison Band Festival” dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan warga binaan sekaligus ruang untuk menyalurkan kreativitas dan bakat di bidang musik. Festival ini juga diharapkan dapat memperkuat citra positif pemasyarakatan serta meningkatkan partisipasi jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kanwil Ditjenpas DKI Jakarta.
Festival dibuka secara resmi Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Sumaryo. Ia mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan, tetapi juga memiliki nilai pembinaan bagi warga binaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang bagi warga binaan untuk terus berkarya dan menyalurkan kreativitas secara positif,” ujar Sumaryo.
Baca Juga: 25 Ucapan Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW 2026, Penuh Doa dan Makna
Suasana festival semakin meriah dengan kehadiran sejumlah musisi Tanah Air. Deddy Dhukun, Egon, grup rap Neo, Iwa K, hingga musisi reggae Dhyo Haw turut tampil menghibur penonton sekaligus memberikan semangat kepada para peserta.
Lima UPT Unjuk Bakat
Festival band tersebut diikuti warga binaan dari sejumlah UPT pemasyarakatan di Jakarta. Peserta berasal dari Lapas Kelas I Cipinang, Lapas Kelas IIA Salemba, Lapas Narkotika Jakarta, Rutan Cipinang, serta Rutan Kelas I Jakarta Pusat.
Penampilan para peserta dinilai oleh dewan juri yang memiliki kompetensi di bidang musik, yakni Deddy Dhukun, Egon, dan perwakilan grup Neo.
Setelah melalui persaingan yang cukup ketat, grup band dari Rutan Cipinang berhasil meraih Juara 1. Sementara Juara 2 diraih tuan rumah Rutan Kelas I Jakarta Pusat, sedangkan Juara 3 ditempati perwakilan Lapas Kelas IIA Salemba.
Baca Juga: 3 Cara Menonaktifkan Safe Search Terkunci di Google, Simak Langkah-langkahnya
Kepala Kanwil Ditjenpas DKI Jakarta, Wachid Wibowo, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan VIBRASI 2026. Menurutnya, festival tersebut bukan sekadar kompetisi musik, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan warga binaan.
