7 Cara Efektif Bikin Rumah Tetap Sejuk di Musim Kemarau, Gak Perlu Pakai AC!

Sabtu 22 Agu 2026, 09:15 WIB
Ilustrasi - Cara membuat rumah tetap sejuk saat musim kemarau. (Sumber: Pexels/Kaboompics.)
Ilustrasi - Cara membuat rumah tetap sejuk saat musim kemarau. (Sumber: Pexels/Kaboompics.)

POSKOTA.CO.ID - Saat musim kemarau tiba, udara biasanya akan teras jauh lebih panas karena matahari yang bersinar terik, terutama saat siang hari. Terik matahari yang masuk ke dalam rumah seringkali membuat panas terperangkap yang membuat udara di dalam rumah ikut panas.

Cuaca panas yang menusuk seringkali membuat tubuh merasa tidak nyaman dan kegerahan. Untuk menghilangkan hawa panas, biasanya banyak orang mengandalkan penggunaan AC untuk menyejukkan udara di dalam rumah.

Namun, penggunaan AC yang berlangsung terus menerus akan membuat tagihan listrik ikut membengkak.

Baca Juga: Olahraga di Musim Kemarau Bisa Picu Dehidrasi, Ini 6 Cara Aman Menjaga Tubuh

Untuk membuat rumah tetap sejuk saat musim kemarau dan menghilangkan rasa gerah tanpa membebani tagihan listrik, kamu bisa mencoba yang lebih cara-cara alami. Dengan begitu, kamu juga tetap bisa menghemat energi.

Lantas, apa saja cara membuat rumah tetap sejuk saat musim kemarau? Simak beberapa tips efektifnya berikut ini.

Cara Menjaga Rumah Tetap Sejuk saat Musim Kemarau

Berikut ini tips menjaga rumah tetap sejuk dengan mudah dan murah meski di tengah cuaca kemarau yang sedang melanda sejumlah wilayah Indonesia, seperti dikutip dari Efficiency Vermont.

Baca Juga: Bagaimana Cara Agar Tidak Dehidrasi Saat Musim Kemarau? Simak 7 Tips Ini

1. Tutup Tirai Jendela saat Siang Hari

Ketika musim kemarau, sinar matahari membawa panas langsung melalui jendela. Untuk menghalau panas masuk ke dalam rumah, tutup jendela menggunakan tirai, terutama saat siang hari agar rumah tetap adem.

Ini adalah metode pendinginan pasif, atau "alami", yang merupakan salah satu cara termurah dan termudah untuk menjaga rumah tetap sejuk saat cuaca panas.

2. Buka jendela saat Malam Hari

Saat malam hari, umumnya suhu akan turun yang membuat kondisi udara menjadi lebih sejuk. Kamu bisa memanfaatkan hal tersebut dengan membuka jendela selebar-lebarnya saat malam hari untuk mendorong aliran udara silang.

Dengan begitu, udara panas yang terperangkap di dalam rumah saat siang hari bisa keluar dan berganti dengan udara dingin. Langkah ini juga dapat membantu kamu tidur lebih nyenyak karena udara yang lebih sejuk akan beredar di dalam ruangan sepanjang malam.

3. Pasang Kanopi Jendela

Memasang kanopi jendela bisa membantu mencegah cahaya matahari langsung masuk ke dalam rumah yang dapat membuat kondisi di dalam rumah menjadi panas.

Kanopi akan melindungi rumah mu dari masuknya sinar matahari siang yang terik secara langsung ke dalam rumah. Namun, sebagai alternatif pengganti kanopi, kamu juga bisa menggunakan pohon peneduh yang diletakkan di dekat jendela, baik pada bagian luar ataupun dalam.

4. Nyalakan Kipas Angin

Jika tidak ada penyejuk udara atau AC di rumah, kamu tak perlu khawatir. Kamu tetap bisa merasa sejuk di musim kemarau dengan memanfaatkan kipas angin.

Kipas angin membantu menggerakkan atau mengalirkan udara di dalam ruangan supaya terasa lebih sejuk. Atur kipas angin agar menghadap langsung ke arah mu atau sesuaikan posisinya agar bisa menarik lebih banyak uadra sejuk ke dalam rumah.

5. Pasang Exhaust Fan

Memasang Exhaust fan juga bisa menjadi salah satu cara untuk membantu mengurangi panas di dalam rumah saat musim kemarau tiba.

Exhaust fan atau kipas penghisap udara bekerja dengan cara menangkap udara panas sebelum udara bercampur di dalam ruangan yang dapat menyebabkan suhu ruangan menjadi panas.

Oleh karena itu, menggunakan Exhaust fan di kamar mandi dan dapur dapat membantu mengeluarkan udara panas yang terperangkap. Agar lebih optimal, gunakan bersama dengan membuka jendela pada malam hari agar udara panas keluar dari dalam rumah.

6. Siram Area Depan Rumah

Menyiram area depan rumah saat siang ataupun sore hari bia membantu mengurangi hawa panas saat musim kemarau, terutama jika teras mu terbuat dari bahan semen, paving, atau batu.

Dengan menyiram area depan rumah akan membuat panas yang terperangkap keluar bersama penguapan air sehingga kondisi rumah terasa lebih sejuk.

7. Pilih Pakaian dan Sprei yang Tepat

Ketika cuaca panas, sebaiknya gunakan pakaian yang longgar dan berbahan katun  agar lebih adem atau sejuk saat digunakan. Selain itu, pilih juga pakaian dengan warna cerah yang bia memantulkan cahaya dan hindari menggunakan pakaian berwarna gelap karena dapat menyerap panas matahari.

Bukan cuma itu, gunakan juga sprei yang memiliki bahan katun atau linen untuk menghilangkan panas dan membuat kondisi tidur lebih nyaman dan sejuk sepanjang malam.

Hindari menggunakan sprei berbahan sutra atau poliester yang dapat memerangkap panas dan membuat tidur mu tidak nyaman.

Nah, itu lah sejumlah acara yang dapat kamu coba dakukan di rumah untuk membuat kondisi ruangan tetap sejuk dan adem, terutama pada saat musim kemarau.


Berita Terkait


News Update