Apakah Asap Kebakaran Hutan Kalimantan Bisa Sampai Jakarta? Begini Penjelasannya

Jumat 21 Agu 2026, 12:28 WIB
Asap kebakaran hutan Kalimantan mulai meluas hingga Malaysia dan Singapura. (Sumber: Dok. Kemenhut)
Asap kebakaran hutan Kalimantan mulai meluas hingga Malaysia dan Singapura. (Sumber: Dok. Kemenhut)

POSKOTA.CO.ID - Kabut asap akibat kebakaran hutan di Kalimantan ternyata tidak hanya dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut, namun juga mulai menyebar ke negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura.

Lantas, apakah kabut asap kebakaran hutan Kalimantan bisa menyebar hingga Jakarta?

Apakah Kabut Asap Kalimantan Bisa Sampai Jakarta?

Seara umum, kabut asap karhutla Kalimantan tidak bisa menyebar atau meluas hingga Jakarta. Sangat kecil kemungkinan kabut tersebut mencapai DKI Jakarta secara langsung dalam kondisi normal.

Salah satu alasannya, yaitu karena jarak geografis yang sangat jauh antara Kalimantan dan Jakarta. Kalimantan dan Jakarta memiliki jarak berkisar antara 930 hingga 1.300 km yang dipisahkan oleh Laut Jawa.

Baca Juga: Titik Api Karhutla Kalimantan di Mana Saja? Cek Wilayah dan Potensi Kebakaran di Indonesia

Bukan hanya itu, peluang kabut asap Kalimantan sampai ke Jakarta sangat kecil juga karena pola pergerakan angin saat musim kemarau yang umumnya bergerak ke arah barat laut, seperti Malaysia.

Itu lah mengapa, Malaysia menjadi salah satu negara tetangga yang turut terkena dampak kabut asap akibat karhutla di Kalimantan.

Alasan lainnya, yakni karena partikel asap cenderung akan menipis dan terurai di udara saat dalam perjalanan jauh yang menempuh jarak ratusan hingga ribuan kilometer.

Malaysia dan Singapura Keluhkan Asap Kebakaran Hutan Kalimantan

Karhutla yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Kalimantan hingga saat ini turut berdampak ke dua negara tetangga Indonesia, yakni Malaysia dan Singapura.

Kabut asap dampak karhutla tersebut dilaporkan telah menyebar ke wilayah Sarawak, Malaysia yang turut membuat kualitas udara di wilayah tersebut memburuk.

Baca Juga: Daftar Titik Api di Google Maps Karhutla Kalimantan, Ribuan Titik Panas Terdeteksi di Sejumlah Wilayah

Departemen Pendidikan Sarawak bahkan memerintahkan sejumlah sekolah yang ada di wilayah Kuching, Padawan, Serian, Samarahan, Bau, Lundu, Sri Aman, dan Lubok Anto ditutup sementara.

Penutupan berlangsung selama dua hari, terhitung mulai Kamis, 20 Agustus hingga Jumat, 21 Agustus 2026. Langkah ini diambil untuk mencegah siswa terpapar kabut asap.

Sementara itu, Badan Lingkungan Hidup Nasional Singapura (NEA) telah mengeluarkan imbauan kepada warganya terkait kemungkinan kabut asap yang menyelimuti negara mereka akibat kebakaran di Sumatera bagian Selatan dan sejumlah wilayah Kalimantan.

Baca Juga: Karhutla Kalimantan Picu Asap Pekat, Jarak Pandang Warga Tinggal 1–2 Meter

Titik Hotspot Karhutla Kalimantan Meluas

Berdasarkan data Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI, per 19 Agustus 2026, terjadi peningkatan hotspot atau titik panas di sejumlah wilayah Kalimantan.

Di Kalimantan Barat Kalimantan Barat mencatat 259 hotspot berkepercayaan tinggi, Kalimantan Tengah 242 hotspot, dan Kalimantan Selatan 17 hotspot. Jumlah keseluruhan di ketiga provinsi mencapai 518 titik atau lebih dari empat kali lipat dibandingkan hari sebelumnya.

Sementara itu, masyarakat juga terus melaporkan mengenai kabut asap yang menutupi langit Kalimantan hingga membuat jarak pandang terbatas.

Pemerintah disebut terus berupaya mengatasi masalah tersebut dengan memperkuat operasi terpadu pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, terutama di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.


Berita Terkait


News Update