"HELP...HELP..!!! Ini udah satu pulau Kalimantan yg terbakar, udh gak ada udara segar buat dihirup. Korporasi harus tanggung jawab ! Menhut kemana ?? # Pray for Kalimantan" ujar akun @ryandhra
Dampak karhutla juga mulai terlihat dari sisi kesehatan. BPBD Kalimantan Tengah melaporkan lebih dari 66 ribu kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
"yang aku khawatir kan cuma gmn nasib binatang yg dihutan,klo manusianya mah bodoh amat toh kalian yg buat kerusakan dimuka bumi ini" ujar @lit***
Baca Juga: Karhutla Gunung Bromo Meluas hingga 550 Hektare, Warga Diminta Waspadai Dampak Asap bagi Kesehatan
Dampak Karhutla yang Perlu Diwaspadai
Ada beberapa dampak yang paling mudah dirasakan masyarakat ketika kebakaran hutan dan lahan meluas:
Kualitas udara menurun
Asap kebakaran dapat membuat udara menjadi pekat dan mengganggu kenyamanan warga.
Aktivitas masyarakat terganggu
Jarak pandang dan kondisi udara dapat memengaruhi mobilitas serta kegiatan di luar ruangan.
Risiko gangguan pernapasan meningkat
Paparan asap menjadi perhatian serius, khususnya bagi kelompok yang rentan.
Penanganan membutuhkan banyak personel
Karhutla di area luas membutuhkan pemadaman sekaligus pemantauan agar api tidak kembali meluas.
Karhutla di Kalimantan menunjukkan bahwa persoalan kebakaran hutan dan lahan bukan hanya soal api yang harus dipadamkan. Asap, kualitas udara, kesehatan masyarakat, dan aktivitas harian ikut menjadi bagian dari dampaknya.
Karena itu, pemantauan titik panas perlu diikuti dengan pengecekan kondisi di lapangan. Semakin cepat titik api terdeteksi dan ditangani, semakin besar peluang dampak karhutla dapat ditekan sebelum meluas.
