POSKOTA.CO.ID - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian di Pulau Kalimantan. Asap tebal mulai terasa di sejumlah daerah, sementara pemantauan titik panas menunjukkan aktivitas kebakaran masih tersebar di beberapa wilayah.
Kondisi ini tidak hanya menjadi persoalan lingkungan. Ketika asap bertahan dan meluas, aktivitas masyarakat ikut terdampak. Risiko gangguan kesehatan juga meningkat, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran atau wilayah yang terkena paparan asap.
Melansir dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memetakan ribuan titik panas di Indonesia. Kalimantan menjadi salah satu wilayah dengan konsentrasi titik panas cukup tinggi.
Baca Juga: Karhutla Kalimantan Picu Asap Pekat, Jarak Pandang Warga Tinggal 1–2 Meter
Ribuan Titik Panas Terdeteksi di Kalimantan
Berdasarkan data yang dicantumkan, terdapat 1.106 titik panas di Kalimantan. Sebarannya tidak hanya berada di satu provinsi, melainkan mencakup hampir seluruh kawasan Kalimantan.
Rinciannya terdiri dari 521 titik di Kalimantan Barat, 424 titik di Kalimantan Tengah, 40 titik di Kalimantan Selatan, 103 titik di Kalimantan Timur, dan 18 titik di Kalimantan Utara.
Angka tersebut memberikan gambaran bahwa persoalan karhutla memiliki cakupan yang cukup luas. Titik panas sendiri merupakan indikator yang digunakan untuk mendeteksi kemungkinan adanya aktivitas kebakaran atau sumber panas di permukaan. Karena itu, keberadaannya tetap perlu dibaca bersama kondisi lapangan dan data penanganan kebakaran.
Data SiPongi yang menjadi acuan tambahan juga menunjukkan sebaran api dalam konteks titik kebakaran berukuran besar di kawasan Kalimantan.
Kalimantan Tengah Hadapi Dampak Karhutla
Di Kalimantan Tengah, luas lahan yang terbakar dilaporkan mencapai 148,71 hektare. Penanganan karhutla pun melibatkan lebih dari 10 ribu personel gabungan.
Jumlah personel yang besar menunjukkan bahwa penanganan kebakaran tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja. Pemadaman membutuhkan koordinasi antara pemerintah daerah, BPBD, aparat, petugas pemadam, relawan, hingga unsur masyarakat di lapangan.
Adapun netizen Threads berkomentar soal Karhutla di Kalimantan:
