Sanami berharap ada pihak yang dapat membantu memperbaiki rumahnya agar bisa tinggal dengan aman dan nyaman.
"Kalau ada yang kasihan sama ibu, pengen dibetulin," kata dia.
Sementara itu, Kepala Desa Cimoyan, Oni Badroni mengatakan, pihak desa telah mengusulkan perbaikan rumah Sanami. Namun, proses pengajuan bantuan masih terkendala kelengkapan administrasi kependudukan.
"Itu sudah diusulkan terkait rumah tersebut," ujar dia.
Menurutnya, pemerintah desa saat ini tengah membantu mengurus dokumen kependudukan Sanami, termasuk kartu keluarga (KK) yang hilang.
Baca Juga: Semarak HUT RI ke-81 di Pandeglang, 800 Warga Desa Bandung Gelar Drama Kolosal
"Dari Dinsos harus dilengkapi data pribadinya. Kartu keluarganya hilang, ini lagi dibikinin KK-nya," pungkasnya.
