Anggaran Pendidikan 2027 Naik Rp100 Triliun, Kenaikan Gaji Guru Belum Masuk Rencana

Selasa 18 Agu 2026, 21:12 WIB
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Sumber: Instagram/@purbayayudhi.official)
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Sumber: Instagram/@purbayayudhi.official)

POSKOTA.CO.ID - Pemerintah menyiapkan anggaran pendidikan yang lebih besar dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Nilainya mencapai Rp820,9 triliun, atau naik sekitar Rp100 triliun dibandingkan alokasi pendidikan pada 2026 sebesar Rp720,8 triliun.

Kenaikan sekitar 13,9 persen ini sekilas memberi harapan bagi sektor pendidikan. Namun, ada satu hal yang masih belum mendapat kepastian: kenaikan gaji guru.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut kebijakan tersebut belum masuk dalam rencana anggaran pemerintah untuk 2027. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2027 di Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

Baca Juga: Demo Mahasiswa di Bundaran HI, Dishub Imbau Hindari 4 Ruas Jalan Jakarta

Ketika ditanya mengenai peluang kenaikan gaji guru, Purbaya menjawab singkat, “Belum, belum, belum direncanakan.”

Pernyataan tersebut bukan berarti pemerintah menutup pintu sepenuhnya. Purbaya masih membuka kemungkinan adanya penambahan anggaran apabila kondisi keuangan negara memungkinkan dan kebutuhan kebijakan tersebut dianggap mendesak.

“Tapi bukan berarti enggak mungkin,” ujarnya.

Menurut Purbaya, pemerintah dapat melakukan penyesuaian anggaran di tengah perjalanan apabila terdapat ruang fiskal yang cukup.

“Kan bisa saja sambil berjalannya waktu nanti kalau memang pemerintah punya uang lebih dan emang dibutuhkan, kita bisa tambah juga,” kata dia.

Di sisi lain, peningkatan anggaran pendidikan 2027 tetap menunjukkan besarnya porsi belanja pemerintah untuk sektor pendidikan. Dana tersebut tidak hanya berkaitan dengan kesejahteraan tenaga pendidik, tetapi juga diarahkan untuk memperluas akses pendidikan dan memperbaiki fasilitas belajar.

Pemerintah menyiapkan Program Indonesia Pintar untuk 22,1 juta siswa dan KIP Kuliah bagi 1,1 juta mahasiswa. Selain itu, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) disiapkan untuk 54,2 juta siswa, sedangkan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD ditujukan kepada 6,3 juta peserta didik.

Sejumlah Program dalam Anggaran Pendidikan 2027

Program Indonesia Pintar untuk 22,1 juta siswa.

KIP Kuliah bagi 1,1 juta mahasiswa.

BOS untuk 54,2 juta siswa.

BOP PAUD bagi 6,3 juta peserta didik.

Tunjangan Profesi Guru bagi sekitar 1,7 juta guru ASN dan non-ASN di daerah.

Renovasi 12.215 sekolah dan madrasah.

Baca Juga: Urgensi Integritas dan Tata Kelola Program MBG

Pembangunan Sekolah Unggul Garuda dan Sekolah Rakyat.

Dengan demikian, kenaikan anggaran pendidikan tidak otomatis berarti gaji guru naik pada 2027. Pemerintah memang menambah alokasi pendidikan secara signifikan, tetapi sampai saat ini belum mencantumkan kenaikan gaji guru sebagai bagian dari rencana tersebut.

Yang menarik, peluang itu masih terbuka. Pemerintah bisa saja melakukan penyesuaian apabila kondisi fiskal memungkinkan dan kebutuhan terhadap kebijakan tersebut semakin kuat.

Bagi guru, terutama mereka yang menantikan peningkatan kesejahteraan, titik pentingnya kini bukan hanya melihat besarnya anggaran pendidikan. Kepastian kebijakan dan bagaimana tambahan anggaran tersebut benar-benar diterjemahkan menjadi manfaat bagi tenaga pendidik juga akan menjadi perhatian.


Berita Terkait


News Update