NASA Ungkap Bayangan Gerhana Matahari Total dari Luar Angkasa

Minggu 16 Agu 2026, 13:51 WIB
Bayangan umbra Bulan terlihat membentang di permukaan Bumi saat gerhana matahari total 2024, dipotret dari jendela Cupola di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). (Sumber: NASA)
Bayangan umbra Bulan terlihat membentang di permukaan Bumi saat gerhana matahari total 2024, dipotret dari jendela Cupola di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). (Sumber: NASA)

Dari ISS, bentuk bayangan ini memberikan perspektif yang sulit diperoleh dari permukaan Bumi.

1. Umbra menjadi area paling gelap

Bagian ini muncul ketika cahaya Matahari terhalang sepenuhnya oleh Bulan. Wilayah yang dilewati umbra menjadi jalur gerhana matahari total.

2. Bayangan bergerak mengikuti posisi Bulan

Umbra tidak diam di satu tempat. Seiring Bulan bergerak dalam orbitnya dan Bumi berotasi, bayangan tersebut bergerak melintasi permukaan Bumi.

3. ISS menawarkan sudut pandang berbeda

Astronaut di ISS dapat melihat fenomena tersebut dari atas. Karena itu, dokumentasi NASA memperlihatkan gerhana bukan dari sisi Matahari dan Bulan, melainkan dari dampaknya terhadap permukaan Bumi.

Foto gerhana matahari total dari ISS menunjukkan bahwa fenomena astronomi tidak hanya menarik ketika dilihat langsung dari Bumi. Dari orbit, peristiwa yang sama justru memperlihatkan skala yang lebih luas: sebuah bayangan Bulan bergerak melintasi permukaan planet.


Berita Terkait


News Update