POSKOTACOID - Gempa susulan NTT masih terjadi setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Informasi mengenai aktivitas gempa susulan menjadi krusial bagi masyarakat, terutama mereka yang berada di wilayah terdampak gempa.
Pasalnya, gempa bumi dengan kekuatan yang cukup dahsyat tersebut sampai membuat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami.
Meski peringatan tersebut saat ini sudah dicabut, namun BMKG mencatat bahwa sejumlah gempa susulan masih terus berlangsung di NTT.
Baca Juga: BMKG Beberkan Pemicu Gempa Bumi M 7,7 di NTT Sebut Akibat Aktivitas Sesar Naik Busur Belakang Flores
Apakah Masih Ada Gempa Susulan NTT?
Berdasarkan laporan BMKG, setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 7,7, gempa susulan NTT masih terjadi beberapa kali.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tystama mengungkapkan, hingga pukul 10.00 WITA, jumlah gempa susulan yang berlangsung setelah gempa besar tercatat mencapai 111 kali.
“Informasi terbaru hingga pukul 10.00 WITA telah terjadi total 111 kali gempa bumi susulan,” ujar Arief.
Terbaru, gempa susulan dengan kekuatan 5,1 M kembali mengguncang wilayah NTT pada pukul 14.39 WIB.
Baca Juga: Gempa M 7,7 Guncang NTT, Bangunan Pelabuhan Maumere Ambruk Timpa Warga
Selaras dengan pernyataan tersebut, Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama membeberkan, gempa susulan NTT masih berlangsung, walaupun peringatan dini tsunami telah dicabut.
“Peringatan dini tsunami sudah dinyatakan berakhir, namun gempa susulan masih terus terjadi," ucap Nelly.
Apakah Gempa Susulan NTT Berbahaya?
BMKG meminta masyarakat untuk tidak buru-buru kembali masuk ke dalam rumah atau gedung, maupun bangunan lainnya yang mengalami kerusakan dikarenakan aktivitas gempa susulan masih terjadi.
Sebab, gempa susulan dengan kekuatan yang beragam dapat berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
"Banyak bangunan yang rusak, supaya masyarakat jangan dulu memasuki bangunan rumah atau gedung karena itu akan sangat berbahaya karena gempa susulan masih terjadi,” jelas Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto.
Baca Juga: Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo, BNPB Kerahkan Helikopter dan Tim Darurat
Kapan Gempa Susulan NTT Berakhir?
Terkait kapan berakhirnya gempa susulan NTT, BMKG belum dapat memastikan hal tersebut. Kendati demikian, gempa susulan ini diprediksi bisa berlangsung dalam jangka waktu yang tidak sebentar.
"Dengan gempa 7,7 tentunya nanti masih banyak sekali aktivitas gempa susulan, itu bisa berlangsung berhari-hari bahkan nanti berminggu-minggu,”
Sampai saat ini, BMKG terus melakukan monitor terkait perkembangan gempa bumi susulan serta dinamika tinggi muka laut secara real-time.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar luas di luar sana yang belum diketahui pasti sumber resminya.
"Kami berharap masyarakat tetap tenang, tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab, serta selalu memperbarui informasi dari saluran resmi BMKG,” tutur Nelly.
