Gempa Susulan NTT Masih Terjadi, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasan BMKG

Sabtu 15 Agu 2026, 15:45 WIB
Ilustrasi - BMKG menyebut ada sebanyak 111 gempa susulan NTT yang terjadi hingga pukul 10.00 WITA setelah gempa besar dengan kekuatan 7,7 M. (Sumber: Pexels/Jon Schwebel)
Ilustrasi - BMKG menyebut ada sebanyak 111 gempa susulan NTT yang terjadi hingga pukul 10.00 WITA setelah gempa besar dengan kekuatan 7,7 M. (Sumber: Pexels/Jon Schwebel)

POSKOTACOID - Gempa susulan NTT masih terjadi setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Informasi mengenai aktivitas gempa susulan menjadi krusial bagi masyarakat, terutama mereka yang berada di wilayah terdampak gempa.

Pasalnya, gempa bumi dengan kekuatan yang cukup dahsyat tersebut sampai membuat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami.

Meski peringatan tersebut saat ini sudah dicabut, namun BMKG mencatat bahwa sejumlah gempa susulan masih terus berlangsung di NTT.

Baca Juga: BMKG Beberkan Pemicu Gempa Bumi M 7,7 di NTT Sebut Akibat Aktivitas Sesar Naik Busur Belakang Flores

Apakah Masih Ada Gempa Susulan NTT?

Berdasarkan laporan BMKG, setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 7,7, gempa susulan NTT masih terjadi beberapa kali.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tystama mengungkapkan, hingga pukul 10.00 WITA, jumlah gempa susulan yang berlangsung setelah gempa besar tercatat mencapai 111 kali.

“Informasi terbaru hingga pukul 10.00 WITA telah terjadi total 111 kali gempa bumi susulan,” ujar Arief.

Terbaru, gempa susulan dengan kekuatan 5,1 M kembali mengguncang wilayah NTT pada pukul 14.39 WIB.

Baca Juga: Gempa M 7,7 Guncang NTT, Bangunan Pelabuhan Maumere Ambruk Timpa Warga

Selaras dengan pernyataan tersebut, Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama membeberkan, gempa susulan NTT masih berlangsung, walaupun peringatan dini tsunami telah dicabut.


Berita Terkait


News Update