Gempa Susulan NTT Masih Terjadi, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasan BMKG

Sabtu 15 Agu 2026, 15:45 WIB
Ilustrasi - BMKG menyebut ada sebanyak 111 gempa susulan NTT yang terjadi hingga pukul 10.00 WITA setelah gempa besar dengan kekuatan 7,7 M. (Sumber: Pexels/Jon Schwebel)
Ilustrasi - BMKG menyebut ada sebanyak 111 gempa susulan NTT yang terjadi hingga pukul 10.00 WITA setelah gempa besar dengan kekuatan 7,7 M. (Sumber: Pexels/Jon Schwebel)

“Peringatan dini tsunami sudah dinyatakan berakhir, namun gempa susulan masih terus terjadi," ucap Nelly.

Apakah Gempa Susulan NTT Berbahaya?

BMKG meminta masyarakat untuk tidak buru-buru kembali masuk ke dalam rumah atau gedung, maupun bangunan lainnya yang mengalami kerusakan dikarenakan aktivitas gempa susulan masih terjadi.

Sebab, gempa susulan dengan kekuatan yang beragam dapat berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

"Banyak bangunan yang rusak, supaya masyarakat jangan dulu memasuki bangunan rumah atau gedung karena itu akan sangat berbahaya karena gempa susulan masih terjadi,” jelas Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto.

Baca Juga: Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo, BNPB Kerahkan Helikopter dan Tim Darurat

Kapan Gempa Susulan NTT Berakhir?

Terkait kapan berakhirnya gempa susulan NTT, BMKG belum dapat memastikan hal tersebut. Kendati demikian, gempa susulan ini diprediksi bisa berlangsung dalam jangka waktu yang tidak sebentar.

"Dengan gempa 7,7 tentunya nanti masih banyak sekali aktivitas gempa susulan, itu bisa berlangsung berhari-hari bahkan nanti berminggu-minggu,”

Sampai saat ini, BMKG terus melakukan monitor terkait perkembangan gempa bumi susulan serta dinamika tinggi muka laut secara real-time.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar luas di luar sana yang belum diketahui pasti sumber resminya.

"Kami berharap masyarakat tetap tenang, tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab, serta selalu memperbarui informasi dari saluran resmi BMKG,” tutur Nelly.


Berita Terkait


News Update