Oleh : Joko Lestari
POSKOTA.CO.ID – Pemilihan umum ( pemilu) masih tiga tahun lagi, tetapi konsolidasi parpol untuk meraih suara terbanyak sudah masif dilakukan. Begitupun penempatan bakal calon anggota legislatif (caleg) di masing – masing dapil (daerah pemilihan) mulai dipersiapkan dan dikenalkan kepada publik.
Seperti diberitakan, Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep misalnya sudah menyatakan dirinya akan maju sebagai caleg di Dapil V Jawa Tengah pada Pemilu Legislatif 2029.
“Ini namanya pengenalan diri kepada publik bahwa dirinya akan maju sebagai caleg. Kalau orang Jawa istilahnya woro- woro ,” ujar bung Heri mengawali obrolan warteg bersama sohibnya, mas Bro dan bang Yudi.
“Baguslah, mengenalkan diri. Bukankah ada pepatah: tak kenal, maka tak sayang,” kata Yudi.
Baca Juga: Obrolan Warteg: Sebulan, Empat Bupati Terkena OTT KPK
“Tapi kalaupun sudah kenal belum menjamin akan menjadi sayang,” kata Heri.
“Karena itu tak sebatas mengenalkan diri,tetapi berlanjut ke upaya bagaimana meningkatkan jalinan silaturahmi agar menjadi lebih dekat, lebih tahu dan tumbuh kepercayaan,” kata Yudi.
“Itu urusan nanti, menjadi bagian dari strategi pemenangan. Yang jelas pertarungan bakal menjadi seru di Dapil V Jateng yang meliputi wilayah
Klaten, Sukoharjo, Boyolali, dan Kota Surakarta,” urai Heri.
Baca Juga: Obrolan Warteg: Mal Berpagar Tinggi Bakal Dibongkar, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
“Wilayah tersebut selama ini dikenal sebagai ‘Dapil Neraka” karena tampilnya sejumlah tokoh nasional untuk berlaga di dapil tersebut dalam setiap kontestasi pemilu legislatif seperti Puan Maharani, Aria Bima dan tokoh parpol besar lainnya,” jelas mas Bro.
“Dapil tersebut dikenal pula sebagai kandang banteng. Pada pemilu 2024 lalu, PDIP memperoleh suara terbanyak, mendapat tiga dari delapan total kursi di dapil tersebut. Diikuti Golkar dan Gerindra,” kata Heri.
“Diketahui, Puan Maharani menjadi juara bertahan selama empat kali pemilu legislatif (2009, 2014, 2019 dan 2024) dengan mengantongi suara terbanyak,” ujar Yudi.
“Berarti Kaesang nanti akan bertarung dalam perolehan suara melawan tokoh berkaliber dalam pileg mendatang ya,” kata Yudi.
“Itu kalau tidak ada perubahan formasi caleg di Dapil V Jawa Tengah. Jika terjadi perubahan, ceritanya lain lagi,” kata Heri.
“Tetapi sepertinya tiada parpol yang berkehendak melepas kandangnya.Lumbung suara akan tetap dijaga, bahkan akan dibesarkan setiap gelaran pemilu,” ujar mas Bro.
“ Kita lihat saja nanti pertarungan para elite parpol di “Dapil Neraka”, “ kata Yudi.
