Kenapa Power Bank Tidak Boleh Masuk Bagasi Pesawat? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Kamis 13 Agu 2026, 20:30 WIB
Perangkat berbaterai lithium-ion wajib dibawa ke kabin demi alasan keselamatan penerbangan, bukan dimasukkan ke bagasi tercatat. (Sumber: Wikimedia Commons)
Perangkat berbaterai lithium-ion wajib dibawa ke kabin demi alasan keselamatan penerbangan, bukan dimasukkan ke bagasi tercatat. (Sumber: Wikimedia Commons)

Kapasitas 100 Wh hingga 160 Wh biasanya memerlukan persetujuan dari maskapai.

Kapasitas di atas 160 Wh umumnya tidak diperbolehkan dibawa penumpang.

Sebagai gambaran, kapasitas sekitar 27.000 mAh pada tegangan nominal 3,7 volt setara dengan sekitar 100 Wh. Karena itu, penting untuk memeriksa label spesifikasi sebelum berangkat ke bandara.

Baca Juga: PLN Siapkan Keandalan Pasokan Listrik untuk Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI

Tips Aman Membawa Power Bank Saat Naik Pesawat

Selain mematuhi aturan maskapai, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan agar perjalanan tetap aman.

  • Pastikan power bank tidak menggembung atau rusak.
  • Simpan perangkat di dalam tas kabin.
  • Lindungi terminal baterai menggunakan penutup atau kantong khusus.
  • Hindari meletakkan power bank bersama benda logam seperti kunci atau koin.
  • Patuhi aturan maskapai mengenai penggunaan dan pengisian daya selama penerbangan.
  • Periksa kembali kapasitas power bank sebelum check-in.

Langkah-langkah sederhana tersebut dapat membantu mengurangi risiko korsleting maupun kebakaran selama penerbangan.

Larangan membawa power bank ke dalam bagasi pesawat bukan sekadar aturan administratif, melainkan bagian penting dari sistem keselamatan penerbangan. Baterai lithium-ion memang praktis digunakan sehari-hari, tetapi juga memiliki potensi risiko apabila mengalami kerusakan atau panas berlebih.

Dengan membawa power bank di kabin, awak pesawat dapat bertindak lebih cepat jika terjadi kondisi darurat. Sebelum bepergian, pastikan pula kapasitas perangkat masih sesuai ketentuan maskapai dan kondisi fisiknya tetap layak digunakan. Kepatuhan terhadap aturan sederhana ini bukan hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga seluruh penumpang dalam satu penerbangan.


Berita Terkait


News Update