POSKOTA.CO.ID - Profil Fahira Mira belakangan ini menjadi sorotan publik setelah diduga melakukan black campaign terhadap sejumlah rumah sakit (RS) Indonesia.
Dugaan black campaign yang diduga dilakukan Fahira Mira viral di media sosial setelah sang kreator mengunggah video dirinya yang mengaku mendapatkan salah diagnosa dari tiga rumah sakit di Indonesia.
Kronologi Kejadian
Viral nya kasus ini bermula saat Fahira menceritakan soal dirinya yang divonis penyakit usus buntu oleh tiga rumah sakit di Indonesia.
Ia mengaku awalnya merasakan sejumlah gejala pada tubuhnya, mulai dari demam tinggi, rasa nyeri hebat di bagian perut kanan bawah, serta mual yang berlangsung terus menerus.
Setelah melakukan USG dan didiagnosa terkena usus buntu, Fahira memutuskan melakukan operasi di luar negeri, tepatnya di salah satu rumah sakit terkemuka di Penang, Malaysia, yakni Island Hospital.
Sesampainya di sana, Fahira memutuskan untuk melakukan pemeriksaan ulang terlebih dahulu, yaitu pemeriksaan CT Scan. Namun, dokter yang menanganinya di sana menyebut bahwa ia tidak menderita usus buntu seperti yang divoniskan sebelumnya.
Dokter yang diketahui bernama dokter Goh Tiong menjelaskan bahwa sakit yang dikeluhkan Fahira terjadi karena ada penumpukan kotoran di dalam usus besar.
Dugaan Black Campaign
Setelah video tersebut beredar dan viral di media sosial, tak sedikit warganet yang mencurigai adanya dugaan black campaign yang dilakukan Fahira.
Banyak orang menduga bahwa video yang dibuat Fahira bertujuan untuk mempromosikan Island Hospital di Penang, Malaysia.
Meski tidak menyebutkan nama tiga rumah sakit Indonesia yang dikunjungi saat melakukan pemeriksaan, namun publik menyayangkan tindakan Fahira yang dinilai bisa memicu masyarakat meragukan pengobatan di Indonesia.
Siapa Fahira Mira?
Fahira Mira atau yang memiliki nama lengkap Fahira Almira merupakan seorang kreator konten kelahiran 16 Januari 2004 di Jawa Timur.
Tak hanya aktif sebagai kreator konten, Fahira juga melakoni dunia seni peran. Ia pernah membintangi film layar lebar Kutukan 9 Setan pada 2023 dan serial web Metamorfosa Cacing pada 2021.
Kini, namanya menjadi sorotan publik setelah dugaan black campaign yang dilakukannya. Merespon hal tersebut, Fahira Mira menyampaikan permohonan maaf dan klarifikasi kepada masyarakat.
Fahira mengungkapkan bahwa ia tidak memiliki maksud untuk menyudutkan pihak mana pun. Video yang ia bagikan sebelumnya merupakan murni pengalamannya.
"Sebelumnya aku mau minta maaf kalau ada pihak yang tersinggung dengan cerita ini. Aku ingin menegaskan bahwa apa yang aku sampaikan di sini murni pengalaman pribadi yang aku alami, bukan untuk menyalahkan atau menjatuhkan pihak mana pun," katanya dalam unggahan video terbaru yang diunggah di akun TikTok @fahiramira.
