POSKOTA.CO.ID - Kasus dugaan peredaran narkotika yang menyeret seorang perwira TNI Angkatan Laut kembali menjadi sorotan publik. Dalam persidangan di Pengadilan Militer Tinggi I Medan, Senin (10/8/2026), sejumlah fakta baru terungkap melalui kesaksian Kapten Laut I Made Surya.
Melalui kesaksian yang disampaikan secara daring, Surya mengaku pernah beberapa kali membeli narkotika jenis sabu dari Mayor Laut Faisal Mulia saat terdakwa bertugas di Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Ia juga mengungkap dugaan pengiriman barang haram tersebut menggunakan pesawat milik TNI AL menuju Surabaya, Jawa Timur.
Pengakuan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam persidangan yang masih berlangsung. Majelis hakim pun menggali lebih jauh kronologi hubungan keduanya, mulai dari perkenalan hingga dugaan transaksi yang kini menjadi bagian dari proses hukum.
Baca Juga: Viral Ajakan Pasang Bendera Setengah Tiang Saat HUT RI ke-81, Kapolres Depok: Jangan Terprovokasi
Saksi Mengaku Tiga Kali Membeli Sabu dari Mayor Laut Faisal
Dalam persidangan, I Made Surya menjelaskan bahwa dirinya telah mengenal Mayor Laut Faisal Mulia sejak keduanya sama-sama berdinas di Lanudal Juanda, Surabaya.
Menurut Surya, sekitar November 2024 Faisal mulai memperkenalkan sabu kepadanya. Seiring berjalannya waktu, keduanya beberapa kali disebut mengonsumsi narkotika bersama.
Hubungan tersebut tidak berhenti ketika Faisal dipindahtugaskan ke Tanjungpinang pada Juli 2025. Surya mengaku masih memesan sabu dari Faisal meski mereka berada di lokasi penugasan yang berbeda.
"Seingat kami, ketika terdakwa di Tanjung Pinang, kami beli tiga kali," ujar Surya saat menjawab pertanyaan majelis hakim.
Dugaan Pengiriman Menggunakan Pesawat TNI AL
Kesaksian Surya juga mengungkap dugaan bahwa sabu dikirim menggunakan pesawat TNI Angkatan Laut.
Ia menjelaskan, paket terlebih dahulu diambil oleh seorang prajurit bernama Annas di Lanudal Juanda. Setelah itu, paket diteruskan kepadanya melalui jasa ojek online.
Namun, dalam persidangan, Annas membantah mengetahui isi paket yang pernah diambilnya. Ia menegaskan hanya menjalankan permintaan tanpa mengetahui bahwa barang tersebut diduga berisi narkotika.
