Penyebab Kebakaran di Gunung Bromo Apa? Ini Dugaan Pemicu dan Kondisi Terkininya

Kamis 06 Agu 2026, 10:41 WIB
Kolase kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur. (Sumber: X/@NaraSenyap)
Kolase kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur. (Sumber: X/@NaraSenyap)

POSKOTA.CO.ID - Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur sejak Senin, 3 Agustus 2026.

Hingga Kamis, 6 Agustus 2026, luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 70 hectare.

Kondisi tersebut membuat sejumlah jalur wisata menuju Gunung Bromo harus ditutup sementara demi menjaga keselamatan pengunjung sekaligus mempermudah proses penanganan di lapangan.

Selain berdampak terhadap ekosistem di kawasan konservasi, kebakaran ini juga memengaruhi aktivitas pariwisata yang menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat sekitar TNBTS.

Hingga saat ini, petugas gabungan masih berupaya memutus jalur rambatan api agar kebakaran tidak semakin meluas ke kawasan hutan lainnya.

Baca Juga: TelkomGroup Tanam 20 Ribu Mangrove, Tumbuhkan Ketahanan Ekosistem di Pesisir Indonesia

Prioritas utama adalah mengendalikan titik-titik api yang masih aktif sekaligus melindungi kawasan konservasi yang memiliki nilai ekologis tinggi.

Upaya pemadaman dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Malang, BPBD Kabupaten Lumajang, BPBD Kabupaten Probolinggo, Balai Besar TNBTS, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Ngadas.

Meski personel terus disiagakan di lapangan, proses pemadaman menghadapi berbagai kendala.

Salah satu tantangan terbesar adalah lokasi kebakaran yang berada di kawasan perbukitan dengan akses yang sulit dijangkau kendaraan maupun peralatan pemadam.

Selain faktor medan, kondisi cuaca yang kering disertai embusan angin membuat bara api mudah menyala kembali meskipun sebagian titik telah berhasil dipadamkan.

Karena itu, petugas harus melakukan pemantauan secara berkelanjutan untuk mencegah munculnya titik api baru.

Lantas, apa penyebab kebakaran di Gunung Bromo yang kini menjadi sorotan publik? Berikut penjelasan mengenai dugaan pemicu kebakaran.

Baca Juga: Harga Sayur Terjun Bebas, Petani di Bandung Terpaksa Beli Air demi Selamatkan Tanaman

Penyebab Kebakaran di Gunung Bromo Apa?

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di kawasan Blok Bantengan sejak Senin, 3 Agustus 2026.

Belum ada kesimpulan resmi mengenai sumber awal munculnya api. Namun, berdasarkan kondisi di lapangan, cepatnya penyebaran kebakaran dipengaruhi oleh faktor alam.

Terutama, vegetasi yang mengering akibat musim kemarau serta embusan angin yang cukup kuat di kawasan pegunungan.

Kondisi tersebut menyebabkan api dengan mudah merambat dari satu titik ke titik lainnya sehingga luas area yang terbakar terus bertambah dalam beberapa hari terakhir.

Pihak BPBD Kabupaten Malang menyebutkan bahwa luas area yang terdampak masih berupa perkiraan sementara dan akan diperbarui setelah dilakukan pemetaan menggunakan teknologi udara.


Berita Terkait


News Update