Salah seorang usher yang pernah bertugas di booth Isuzu, Uli, menjelaskan bahwa tanggung jawab profesinya berbeda dengan tenaga penjualan.
"Job desk usher itu lebih ke display produk saja, jadi tidak perlu selling produk dan tidak ada target penjualan," ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa fokus utama usher adalah pelayanan kepada pengunjung, bukan mengejar transaksi.
Apa Perbedaan Usher dan SPG?
Perbedaan usher dan SPG sebenarnya cukup jelas meski di lapangan keduanya kerap terlihat melakukan aktivitas yang hampir serupa.
Usher lebih berorientasi pada pelayanan acara, sedangkan SPG memiliki peran yang lebih dekat dengan aktivitas promosi produk.
Secara umum, berikut perbedaannya:
Usher
- Menyambut dan mengarahkan pengunjung
- Memberikan informasi dasar
- Membantu kelancaran booth
- Tidak memiliki target penjualan
- Menghubungkan pengunjung dengan sales
SPG
- Mempromosikan produk
- Menjelaskan fitur produk secara detail
- Menawarkan promo dan program pembelian
- Dalam beberapa pekerjaan memiliki target penjualan
- Mendukung aktivitas pemasaran produk
Meski demikian, batas antara kedua profesi ini tidak selalu mutlak. Setiap merek maupun agensi dapat menerapkan pembagian tugas yang berbeda sesuai kebutuhan acara.
Keterampilan yang Harus Dimiliki Seorang Usher
Profesi usher membutuhkan kombinasi kemampuan komunikasi dan pelayanan yang baik.
Beberapa kemampuan yang umumnya menjadi syarat antara lain:
- Komunikatif dan percaya diri.
- Ramah kepada setiap pengunjung.
- Disiplin terhadap jadwal kerja.
- Mampu berdiri dalam waktu yang cukup lama.
- Cepat memahami alur acara.
- Mengetahui denah lokasi pameran.
- Memahami prosedur keselamatan dan jalur evakuasi.
- Berpenampilan rapi sesuai standar penyelenggara.
