POSKOTA.CO.ID - Aktor senior Diding Boneng, yang memiliki nama asli Zainal Abidin, meninggal dunia pada usia 76 tahun pada Senin, 3 Agustus 2026.
Informasi mengenai wafatnya Diding Boneng pertama kali disampaikan melalui unggahan resmi akun Instagram Sanggar Perkasa.
Dalam unggahan tersebut, keluarga besar Sanggar Perkasa mengenang sosok Diding Boneng sebagai seniman yang tidak hanya berkarya di atas panggung maupun layar kaca, tetapi juga aktif membagikan ilmu dan pengalaman kepada anak-anak yang tergabung dalam komunitas seni tersebut.
Pihak sanggar menyampaikan rasa kehilangan atas sosok yang selama ini dikenal sebagai pembimbing sekaligus inspirasi bagi banyak anggota komunitas.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Keluarga besar @sanggar_perkasa turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya opa @didingasli Terima kasih atas segala ilmu, pengalaman, semangat, dan inspirasi yang telah oppa Diding berikan kepada anak-anak Sanggar Perkasa. Kebaikan serta dedikasi Bung dalam berbagi ilmu akan selalu menjadi bagian dari perjalanan dan kenangan kami," tulisnya seperti dikutip pada Senin, 3 Agustus 2026.
Berdasarkan informasi yang disampaikan pihak keluarga dan kerabat, jenazah Diding Boneng sendiri dijadwalkan dimakamkan pada Senin sore usai salat Ashar di TPU Menteng Pulo, Jakarta Pusat.
Lantas, Diding Boneng sakit apa? Simak informasi lengkap mengenai kondisi kesehatan aktor senior Zainal Abidin atau Diding Boneng berikut ini.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini 3 Agustus 2026 Menguat ke Rp2.379.000 per Gram, Saatnya Jual?
Diding Boneng Sakit Apa?
Sebelum kabar wafatnya diumumkan, Diding Boneng diketahui telah berjuang melawan penyakit asma kronis yang dideritanya selama beberapa tahun terakhir.
Gangguan pernapasan tersebut disebut telah memengaruhi kondisi kesehatannya dalam kurun waktu yang cukup lama.
Meski demikian, Diding Boneng tetap berupaya menjalani aktivitas dan sesekali masih terlibat dalam kegiatan seni sesuai dengan kondisi kesehatannya.
Kambuhnya penyakit asma yang dialami Diding Boneng juga bukan merupakan kondisi yang terjadi secara tiba-tiba.
Aktor senior berusia 76 tahun itu diketahui telah berjuang melawan penyakit tersebut selama kurang lebih tiga tahun terakhir.
Diding Boneng pernah menduga bahwa gangguan pernapasan yang dialaminya mulai muncul ketika dirinya terlibat dalam produksi sebuah film horor.
Saat itu, ia harus menjalani proses pengambilan gambar di kawasan hutan selama sekitar 80 hari.
Proses syuting yang berlangsung dalam waktu panjang dengan kondisi lingkungan yang menantang diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kesehatannya.
Selain harus menghadapi udara malam yang dingin selama proses produksi, penggunaan asap buatan (smoke effect) dalam jumlah besar di lokasi syuting juga diduga menjadi pemicu munculnya gangguan pada sistem pernapasannya.
Sejak saat itu, kondisi asmanya disebut semakin sering kambuh hingga akhirnya berkembang menjadi penyakit asma kronis yang terus dihadapinya dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Widya Rayi Fadhilah Lail Meninggal karena Apa? Ini Kabar Duka Mantan Rekan Megawati Hangestri
Profil Diding Boneng
Diding Boneng sendiri memiliki nama asli Zainal Abidin dan juga dikenal dengan nama Diding Zetta.
Aktor kelahiran Jakarta, 3 Maret 1950, ini merupakan salah satu seniman senior yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk dunia hiburan Indonesia.
Perjalanan kariernya di bidang seni dimulai sejak 1973 dan terus berlanjut hingga usia senja.
Selama lebih dari lima dekade, Diding Boneng dikenal sebagai aktor yang konsisten berkarya di berbagai bidang, mulai dari teater, serial televisi, hingga film layar lebar.
Salah satu ciri khas yang melekat pada sosok Diding Boneng adalah penampilannya dengan gigi tonggos.
Di luar aktivitasnya sebagai aktor, Diding Boneng juga dikenal sebagai sosok kepala keluarga dan ayah dari lima orang anak.
Sebelum dikenal luas di industri perfilman, Diding Boneng lebih dahulu meniti karier melalui dunia teater pada 1973.
Karier Diding Boneng di layar lebar dimulai pada 1980 melalui film Tiga Dara Mencari Cinta.
Meski demikian, namanya mulai dikenal luas oleh masyarakat setelah membintangi serial televisi Rumah Masa Depan yang tayang pada 1983 hingga 1986.
Popularitas Diding Boneng semakin meningkat ketika ia bergabung dalam sejumlah film komedi yang dibintangi grup legendaris Warkop DKI.
Produktivitas Diding Boneng tidak berhenti setelah masa kejayaan film komedi berlalu.
Ia tetap aktif menerima tawaran bermain film hingga beberapa tahun terakhir.
Pada 2022, ia tampil dalam film KKN di Desa Penari, salah satu film Indonesia dengan jumlah penonton terbanyak.
Selanjutnya, pada 2024, Diding Boneng kembali dipercaya memerankan karakter Mbah Buyut dalam film Badarawuhi di Desa Penari.
Di tahun yang sama, ia juga membintangi film horor The Torture: Beranak dalam Kubur.
