Gelar Lomba Karapan Sapi jelang HUT ke-25 Demokrat, AHY: Kekayaan Budaya Nusantara Harus Dijaga

Minggu 02 Agu 2026, 20:05 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat, AHY menghadiri Lomba Karapan Sapi Piala AHY di Stadion Karapan Sapi Bangkalan, Jawa Timur, Minggu, 2 Agustus 2026. (Sumber: Dok. Istimewa)
Ketua Umum Partai Demokrat, AHY menghadiri Lomba Karapan Sapi Piala AHY di Stadion Karapan Sapi Bangkalan, Jawa Timur, Minggu, 2 Agustus 2026. (Sumber: Dok. Istimewa)

BANGKALAN, POSKOTA.CO.ID - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membuka Lomba Karapan Sapi Piala AHY di Stadion Karapan Sapi Bangkalan, Jawa Timur, Minggu, 2 Agustus 2026. Kegiatan digelar jelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Demokrat.

AHY menyampaikan, Karapan Sapi bagian dari kekayaan budaya Nusantara yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi selanjutnya.

“Karapan Sapi bukan hanya milik Madura, melainkan juga milik Indonesia. Di tengah zaman yang semakin modern dan digital, budaya dan tradisi seperti ini justru semakin penting untuk terus kita lestarikan. Siapa lagi kalau bukan kita yang menjaganya,” kata AHY, Minggu, 2 Agustus 2026.

Menurutnya, setiap bangsa memiliki tradisi yang menjadi identitasnya. Sebagaimana rodeo di Amerika Serikat atau matador Spanyol, Karapan Sapi merupakan warisan budaya khas Indonesia bernilai historis, sosial, sekaligus ekonomi besar.

Baca Juga: Transmigrasi Era Baru Dimulai dari Bangun Kawasan, Menko AHY: Mahasiswa Motor Pemetaan Potensi Daerah

Ia berharap penyelenggaraan tradisi tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat silaturahmi serta memperkuat persatuan masyarakat.

“Di tengah kompetisi dan persaingan, kita harus tetap bersatu. Persatuan adalah modal utama untuk membangun Indonesia yang semakin maju,” ujarnya.

AHY juga menilai tradisi Karapan Sapi mencerminkan karakter masyarakat Madura yang selama ini dikenal memiliki etos kerja tinggi, keberanian menghadapi tantangan, serta menjunjung tinggi kehormatan.

“Tiga nilai itu sangat kuat tercermin dalam Karapan Sapi, yaitu kerja keras, keberanian menghadapi perubahan, dan kehormatan. Nilai-nilai inilah yang juga terus diperjuangkan Partai Demokrat dalam mengabdi kepada rakyat,” ucapnya.

Tradisi Karapan Sapi di Madura. (Sumber: Dok. Istimewa)

Sebagai bentuk dukungan terhadap tradisi Karapan Sapi, AHY memandang stadion dapat direvitalisasi agar menarik lebih banyak wisatawan.

“Infrastruktur yang baik akan mempercepat mobilitas manusia, barang, dan jasa sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Stadion Karapan Sapi ini juga memiliki potensi besar untuk direvitalisasi agar semakin representatif dan mampu menarik lebih banyak wisatawan, bukan hanya dari berbagai daerah di Indonesia tetapi juga dari mancanegara,” ujar AHY.

Dampak Ekonomi Karapan Sapi


Berita Terkait


News Update