Itu artinya, kelemahan sistem ekopol lain bisa diminimalisir jika kita kembali pada ontologi ini: manusia bukan serigala bagi manusia lain, dan kekayaan bukan untuk ditumpuk, melainkan untuk dibagi demi kemakmuran dan kesentosaan bersama.
Sistem ekopol Pancasila dengan demikian adalah jalan tengah yang realistis, peradaban jenius dan kedaulatan agung bagi bangsa Indonesia. Inilah yang sedang dirintis presiden Prabowo, setelah empat periode dibajak oleh elite sebelumnya.
Opini ini ditulis oleh Yudhie Haryono, CEO Nusantara Centre.
