"Sejauh ini terindikasi kuat, munculnya suara announcer melalui pengeras suara stasiun lantaran kelalaian petugas yang lupa mematikan perangkat mikrofon setelah memberikan pengumuman operasional," ungkapnya.
"KAI Commuter tidak menoleransi bentuk pelanggaran disiplin maupun tindakan non-prosedural yang berpotensi mengganggu kenyamanan publik serta menurunkan kualitas pelayanan di stasiun,"tuturnya.
Lebih lanjut, Leza menuturkan, pihak KAI Commuter akan memperketat pengawasan kinerja setiap petugas di lapangan untuk mematikan kenyamanan para penumpang.
"KAI Commuter berkomitmen untuk memperketat pengawasan kinerja seluruh personel operasional di lapangan demi memastikan seluruh sistem layanan dan fasilitas informasi pelanggan senantiasa berjalan profesional, tertib, serta mengutamakan kenyamanan para pengguna Commuter Line," pungkasnya.
