POSKOTA.CO.ID - Nama Dea Arranoya menjadi perhatian publik setelah sejumlah unggahan di media sosial yang memperlihatkan gaya hidup mewah atau flexing ramai diperbincangkan. Sorotan semakin besar karena Dea diketahui merupakan anak Nevi Rizal, mantan Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues, Aceh.
Unggahan yang beredar di media sosial itu menampilkan sejumlah aktivitas Dea, mulai dari perjalanan ke luar negeri hingga foto deretan jeriken yang disebut berisi bahan bakar minyak (BBM). Ada pula tangkapan layar percakapan grup keluarga yang ikut tersebar dan menjadi bahan perbincangan warganet.
Konten tersebut kemudian memicu kritik publik. Sebagian masyarakat menilai unggahan itu kurang tepat, terlebih Gayo Lues masih menghadapi masa pemulihan setelah bencana dan kondisi ekonomi masyarakat menjadi perhatian.
Baca Juga: Diane Tedong dan Dipne Tedong Artinya Apa? Ini Penjelasan dan Makna Kata Tedong
Profil dan Pendidikan Dea Arranoya
Di tengah polemik yang berkembang, latar belakang Dea Arranoya juga ikut menjadi sorotan. Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), Dea tercatat menempuh pendidikan di Universitas Syiah Kuala.
Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Kedokteran Hewan. Setelah itu, pada Agustus 2025, Dea kembali melanjutkan pendidikan profesi dokter hewan di perguruan tinggi yang sama.
Pendidikan profesi tersebut menjadi tahapan lanjutan bagi lulusan kedokteran hewan sebelum dapat menjalankan profesinya sebagai dokter hewan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain pendidikan di bidang veteriner, Dea juga tercatat sebagai mahasiswa program Magister Kesehatan Masyarakat di Universitas Sari Mutiara Indonesia.
Unggahan Gaya Hidup Mewah Picu Kritik
Perhatian publik terhadap Dea bermula dari sejumlah unggahan yang dianggap memperlihatkan gaya hidup mewah. Dalam tangkapan layar yang beredar, ia disebut pernah membagikan momen perjalanan ke sejumlah negara, seperti Korea Selatan, Thailand, hingga beberapa destinasi di Eropa.
Unggahan lain yang ikut menjadi sorotan adalah foto sejumlah jeriken yang tersusun di sebuah ruangan di samping mobil berwarna hitam. Jeriken tersebut disebut-sebut berisi BBM.
Selain itu, beredar pula tangkapan layar percakapan keluarga yang memperlihatkan pembahasan mengenai rencana pembelian mobil. Berbagai unggahan tersebut kemudian dikaitkan warganet dengan kondisi keluarga pejabat di Gayo Lues.
