Temuan itu mengindikasikan bahwa dampak AI terhadap dunia kerja kemungkinan masih akan berkembang dalam beberapa tahun ke depan seiring meningkatnya kemampuan sistem kecerdasan buatan.
Meski demikian, para peneliti menilai AI belum tentu sepenuhnya menghilangkan pekerjaan manusia. Sebaliknya, teknologi ini diperkirakan akan mengubah jenis pekerjaan yang tersedia sekaligus meningkatkan kebutuhan akan keterampilan baru.
Pernyataan Alex Karp Tuai Perdebatan
Pandangan Alex Karp memicu beragam respons di media sosial, termasuk di Reddit. Sebagian warganet mempertanyakan bagaimana roda perekonomian dapat tetap berjalan apabila AI menggantikan sebagian besar tenaga kerja.
Di sisi lain, sejumlah kalangan neurodivergent mengkritik pernyataan tersebut karena dianggap terlalu menyederhanakan kondisi yang mereka alami.
Senator Amerika Serikat Bernie Sanders juga mengingatkan bahwa AI dan robotika berpotensi menghilangkan jutaan pekerjaan dengan pendapatan layak apabila implementasinya tidak disertai kebijakan yang melindungi pekerja.
Pendiri Venture for America, Andrew Yang, turut menilai perhatian terhadap dampak negatif AI masih belum memadai. Menurutnya, ancaman AI tidak hanya berkaitan dengan pengurangan lapangan kerja, tetapi juga mencakup penyalahgunaan identitas digital serta meningkatnya penyebaran disinformasi.
Meski berbagai kekhawatiran terus bermunculan, banyak pakar tetap berpendapat bahwa AI lebih berpotensi mengubah cara manusia bekerja daripada sepenuhnya menggantikan seluruh profesi yang ada.
