POSKOTA.CO.ID - SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, menjadi perhatian publik setelah seorang guru menerima pesan berisi ancaman bom pada Senin, 13 Juli 2026 pagi.
Ancaman tersebut diterima sesaat sebelum pelaksanaan upacara bendera, sehingga memicu respons cepat dari aparat kepolisian.
Pelaku mengaku telah menempatkan sejumlah bahan peledak di area sekolah dan menyebut ledakan akan terjadi dalam hitungan menit.
Informasi tersebut kemudian viral di media sosial dan memicu kepanikan di kalangan masyarakat.
Baca Juga: Ada Teror Bom di SD Srengseng Sawah Jaksel, Kegiatan MPLS Hari Pertama Dibubarkan
Isi Ancaman yang Diterima Guru SDN Srengseng Sawah 15
Berdasarkan informasi yang beredar, pesan ancaman diterima sekitar pukul 06.28 WIB. Peristiwa ini pertama kali ramai diperbincangkan setelah akun Instagram @infopriok mengunggah tangkapan layar percakapan WhatsApp pada Senin, 13 Juli 2026.
Dalam unggahan tersebut, pengirim yang menggunakan nama El Hafiz mengklaim telah menyiapkan 11 titik bom di lingkungan SDN Srengseng Sawah 15.
Selain mengirim pesan, nomor tersebut juga disebut sempat melakukan panggilan telepon untuk memperingatkan pihak sekolah mengenai ancaman tersebut.
Berikut isi pesan yang beredar:
Baca Juga: Kontrakan di Cilangkap Diduga jadi Tempat Prostitusi Online, 2 Perempuan Diamankan Warga
"Selamat pagi dan salam sejahtera, diharap bersiap-siap. Dalam hitungan menit tempat sekolahan SDN 15 pagi ini akan meledak dan kami sudah menyiapkan 11 titik."
