Libur Sekolah Bikin Lembang Diserbu Wisatawan, UMKM Panen Rezeki

Rabu 08 Jul 2026, 15:12 WIB
Suasana libur panjang sekolah di salah satu gerai UMKM di Pasar Apung Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: Poskota/Gatot Poedji Utomo)
Suasana libur panjang sekolah di salah satu gerai UMKM di Pasar Apung Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: Poskota/Gatot Poedji Utomo)

BANDUNG BARAT, POSKOTA.CO.ID - Masa libur sekolah menjadi berkah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Ribuan wisatawan yang memadati berbagai objek wisata sejak awal Juli 2026 membuat penjualan pedagang melonjak dibandingkan hari-hari biasa.

Keramaian terlihat di sejumlah destinasi favorit, seperti The Great Asia Africa (TGAA) dan Floating Market Lembang.

Hingga memasuki pekan terakhir liburan sekolah, arus wisatawan masih ramai berdatangan, didominasi keluarga yang memanfaatkan momen libur panjang untuk berwisata.

Baca Juga: Bentengi Generasi Muda, BNNK Bandung Barat Libatkan Pramuka Bentuk Saka Anti-Narkoba

Tak hanya menikmati beragam wahana dan wisata budaya, para pengunjung juga berburu kuliner hingga produk lokal yang dijajakan para pelaku UMKM di kawasan tersebut.

Salah seorang wisatawan asal Jawa Tengah, Wida (40), mengaku sengaja memilih Bandung sebagai tujuan liburan bersama keluarganya. Selain menikmati suasana sejuk Lembang, ia juga berencana melanjutkan perjalanan ke Kota Bandung untuk menghadiri Festival Asia Afrika.

"Sekalian liburan keluarga. Setelah dari Lembang, kami ingin ke Kota Bandung karena ada Festival Asia Afrika," ujar Wida.

Ramainya wisatawan membawa berkah bagi para pedagang. Dewi, penjaga salah satu gerai UMKM di Pasar Apung Floating Market Lembang, mengaku omzet penjualannya meningkat selama musim liburan.

Baca Juga: Ribuan Warga Bandung Barat Dapat Layanan Kesehatan Gratis dari Polda Jabar

"Kalau liburan seperti sekarang jauh lebih ramai. Banyak pengunjung yang mampir dan membeli makanan maupun oleh-oleh. Penjualan jelas naik dibanding hari biasa," katanya.

Peningkatan kunjungan wisatawan juga dibenarkan Public Relations The Great Asia Africa Lembang, Intania Setiati. Menurutnya, tren kenaikan pengunjung sudah terlihat sejak awal masa libur sekolah.

Ia memperkirakan jumlah wisatawan tahun ini meningkat sekitar 20 hingga 25 persen dibandingkan hari normal.

Lonjakan tersebut bukan hanya berdampak pada destinasi wisata, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat, terutama para pelaku UMKM yang menggantungkan penghasilan dari sektor pariwisata.

Baca Juga: Pemkab Bandung Barat Fokus Perkuat Kelancaran Wisatawan saat Long Weekend

"Selama libur sekolah ini jumlah pengunjung mengalami peningkatan sekitar 20 sampai 25 persen. Dampaknya sangat terasa bagi pelaku UMKM yang berjualan di kawasan wisata karena transaksi mereka ikut meningkat," ujar Intania.

Meningkatnya aktivitas wisata di Lembang menjadi bukti bahwa sektor pariwisata masih menjadi penggerak ekonomi daerah.

Selain memberikan pengalaman berlibur bagi wisatawan, ramainya kunjungan juga menjadi sumber penghasilan bagi ratusan pelaku usaha kecil yang menggantungkan hidup dari ramainya destinasi wisata.


Berita Terkait


News Update