Peningkatan kunjungan wisatawan juga dibenarkan Public Relations The Great Asia Africa Lembang, Intania Setiati. Menurutnya, tren kenaikan pengunjung sudah terlihat sejak awal masa libur sekolah.
Ia memperkirakan jumlah wisatawan tahun ini meningkat sekitar 20 hingga 25 persen dibandingkan hari normal.
Lonjakan tersebut bukan hanya berdampak pada destinasi wisata, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat, terutama para pelaku UMKM yang menggantungkan penghasilan dari sektor pariwisata.
Baca Juga: Pemkab Bandung Barat Fokus Perkuat Kelancaran Wisatawan saat Long Weekend
"Selama libur sekolah ini jumlah pengunjung mengalami peningkatan sekitar 20 sampai 25 persen. Dampaknya sangat terasa bagi pelaku UMKM yang berjualan di kawasan wisata karena transaksi mereka ikut meningkat," ujar Intania.
Meningkatnya aktivitas wisata di Lembang menjadi bukti bahwa sektor pariwisata masih menjadi penggerak ekonomi daerah.
Selain memberikan pengalaman berlibur bagi wisatawan, ramainya kunjungan juga menjadi sumber penghasilan bagi ratusan pelaku usaha kecil yang menggantungkan hidup dari ramainya destinasi wisata.
