Kebakaran TPA Jatiwaringin Mulai Terkendali, BNPB Lanjutkan Operasi Water Bombing

Jumat 03 Jul 2026, 14:43 WIB
Bupati Tangerang saat melakukan pemantauan penangannan kebakaran TPA Jatiwaringin. (Sumber: Poskota/Veronica)
Bupati Tangerang saat melakukan pemantauan penangannan kebakaran TPA Jatiwaringin. (Sumber: Poskota/Veronica)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid dan BNPB menyebut kebakaran di TPA Jatiwaringin, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang mulai terkendali.

Maesyal mengatakan, bahwa sejak terjadinya kebakaran TPA Jatiwaringin, pada Selasa 30 Juni 2026 lalu, Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama TNI, Polri, dan BNPB terus mengoptimalkan pemadaman api yang masih membakar rumpukan sampah di TPA Jatiwaringin. 

"Dibandingkan hari-hari sebelumnya saat ini api yang membakar tumpukan sampah di TPA sudah mulai menurun, bahkan asap tebalpun yang sebelumnya menyelimuti wilayah TPA hingga kini mulai menipis," ucapnya kepada Poskota, Jumat, 3 Juli 2026.

Namun untuk memaksimalkan pemadaman api dan mencegah tumpukan sampah kembali terbakar, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga telah menghubungi Pemerintah Kota Tangerang untuk meminta bantuan unit mobil pemadam kebakaran.

Baca Juga: Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin, Puluhan KK Terpaksa Tinggal di Posko Pengungsian

"Alhamdulillah sudah mulai mereda, sudah dilaksanakan dan saat ini masih tetap berjalan. Kami juga sudah coba hubungi Pemerintah Kota Tangerang supaya bisa membantu armada mobil damkarnya, ya untuk bisa menambah porsi yang bisa dilaksanakan penyiramannya. Sampah yang tidak terbakar juga akan disiram air, supaya api tidak merambat lebih jauh," ungkapnya. 

Maesyal menyebut, lokasi tumpukan sampah yang terbakar tidak satu hamparan, melainkan pertitik. Hal tersebut membuat proses pemadaman sedikit mengalami kesulitan.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat sekitar, untuk tidak mendekat ke lokasi TPA Jatiwaringin seperti menonton proses pemadaman yang menggunakan water bombing atau helikopter yang mengangkut air.

"Jadi lokasi kebakarannya ini tidak satu hamparan, tetapi per titik atau per-spot. Saat ini, yang terbakar kurang lebih mencapai 7 hektare. Dan untuk masyarakat jangan mendekat, karena ini berbahaya," ucapnya.

Baca Juga: DLHK Kabupaten Tangerang Operasikan 2 Mesin Pemilah Sampah di TPA Jatiwaringin

Ditempat yang sama, Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi pada BNPB, Brigjen TNI, Johan Darmawan menambahkan, bahwa water bombing akan terus beroperasi hingga api yang membakar tumpukan sampah di TPA Jatiwaringin benar-benar padam secara total.

"Untuk beroperasinya tentu sampai api benar-benar padam total. Tetapi, berdasarkan status darurat yang ditetapkan kurang lebih sekitar dua minggu," pungkasnya. 


Berita Terkait


News Update